Jumat, 30 Oktober 2020 | 15:28 WIB

Akibat Dampak Covid-19, PT Wahana Di duri Riau PHK 900 Karyawan

foto

 

Akibat Dampak Covid-19PT Wahana Di duri Riau PHK 900 Karyawan .

DURI- Transaktual.com.

Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) besar-besaran melanda dunia perburuhan di kota Duri, Kabupaten Bengkalis. Ditengah pandemi Corona yang membuat ekonomi terpuruk,  justru  900 karyawan migas yang berada di bawah naungan PT Wahana Karsa Swandiri selaku Bisnis Patner PT CPI justru harus kehilangan pekerjaannya. Mereka hanya tercenung menerima surat pemutusan kontrak kerja yang memutuskan harapan penghidupan bagi keluarga.

"Surat pemutusan hubungannya  sudah kami terima. Semula kami kira hanya isu-isu saja. Ternyata benar adanya. Tak tahu lagi harus bagaimana sesudah ini," ujar sejumlah karyawan yang tercenung menerima surat pemutusan hubungan kerja itu.

Dikatakan mereka bingung dengan situasi yang dihadapi. Disaat keluarga butuh biaya ditengah awal masa pembelajaran dan perkulihan, mereka harus kehilangan mata pencarian.

"Entahlah bagaimana setelah ini. Anak saya baru masuk kuliah. Entah gimana biaya kuliahnya setelah ini," keluh kesah mereka yang enggan di sebut identitasnya.

Dikatakannya PHK 900 karyawan ini jelas pukulan telak bagi dia dan kawan-kawannya. Mereka tak tahu lagi harus bekerja dimana karena mereka adalah buruh migas yang sudah puluhan tahun bekerja di kota minyak ini.

"Kami harap ada yang memperhatikan nasib kami.900 buruh bukan jumlah yang sedikit," keluhnya. Terkait PHK 900 karyawan PT Wahana ini, Kepala Disnaker Bengkalis Hj Kholijah ketika di konfirmasi, Jumat (24/07/2020) membenarkan PHK PT Wahana itu.

"Selasa kemaren pihak Wahana sudah datang ke kantor melaporkan ini. Ada sekitar 900 karyawan yang di PHK. Terbanyaknya di Bengkalis," jelas Kholijah.

Disebut Kholijah, PHK yang disebut terbanyak sepanjang tahun 2020 ini tak terelakkan lantaran perusahaan kehilangan pekerjaan dari PT CPI selaku bisnis parnernya. Makanya pengurangan besar-besaran karyawan terpaksa harus dilakukan.
 
"Tender yang mereka dapat makin sedikit dari Chevron dan banyak dimenangkan pihak lain. Makanya terjadi PHK besar-besaran yang tak terelakkan," ujar Kholijah lagi.

Kholijah sendiri mengaku prihatin dengan nasib 900 karyawan yang di PHK ini. Disaat dunia usaha, pendidikan dan lainnya tiarap di tengah Pandemi Corona, nasib ratusan buruh ini justru malah terimbas juga.

"Ini tak bisa dielakkan. Chevron sendiri juga sudah datang ke kita mengatakan pengurangan besar-besaran. Kalau sudah bangkrut mau gimana lagi," ungkapnya sembari menyampaikan ada ratusan buruh perusahaan lain yang sebelum juga sudah di PHK.

(rls)Jack/azwuar/transakt