Selasa, 31 Maret 2020 | 21:06 WIB

Saksi Eva Dan Yedi Tidak Pernah Memberi Uang Pada Iwa Karniwa Berkaitan Dengan Meikarta

foto

 

Saksi Eva Dan Yedi Tidak Pernah Memberi Uang Pada Iwa Karniwa Berkaitan Dengan Meikarta.

www.transaktual.com

Lanjutan perkara dugaan penerimaan uang Rp.900 juta kepada terdakwa Sekda Pemprov Jabar nonaktif, Iwa Karniwa, Senin (27/1/2020) diwarnai oleh kesaksian dibawah sumpah yang berbeda antara kesaksian Waras Wasisto dengan kesaksian yang diberikan oleh Eva Rosiana.

Waras Wasisto bersikukuh bahwa pernah menyuruh Eva Rosiana memberikan uang sebesar Rp.500 juta yang merupakan bagian dari pemberian tahap III kepada Iwa Karniwa melalui staf terdakwa bernama Deni di bulan Desember 2017 atau setidak-tidaknya di tahun 2017 sedangkan saksi Eva bersikukuh pernah diperintahkan oleh Waras Wasisto untuk memberikan sesuatu bingkisan kecil untuk terdakwa namun hal tersebut terjadi di tahun November 2016 atau setidak-tidak pada masa persiapan PON Jabar bukan pada tahun 2017.

Hal inilah yang membuat terjadinya perdebatan panjang antara JPU dengan kuasa hukum terdakwa, bahkan hakim berkali-kali memperingatkan tentang ancaman kesaksian palsu.

Dalam sidang tersebut, jaksa penuntut umum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menghadirkan 11 saksi. ‎Para saksi itu di antaranya anggota DPRD Jabar Waras Wasisto, mantan Kepala Dinas Bina Marga Pemprov Jabar Guntoro dan Kasi Pemanfaatan Ruang Dinas Bina Marga Jabar, Yani Firman, Eva Rosiana dan Yedi.

Lalu ada Sekretaris Dinas PUPR Pemkab Bek‎asi Henry Lincoln hingga anggota DPRD Kabupaten Bekasi, Soleman. Ke-11 saksi ini dimintai keterangannya terkait penerimaan uang Rp 900 juta oleh Iwa Karniwa, pengurusan persetujuan substantif Raperda RDTR Pemkab Bekasi dan tentang pemesanan banner alat peraga kampanye yang dibuat oleh Waras Wasisto yang menurut kesaksiannya mendapat perintah oleh Iwa Karniwa.

Atas persidangan hari ini, salah satu kuasa hukum terdakwa, Fajar Ikhsan mengatakan, "Hari inilah yang kami tunggu-tunggu, karena untuk klarifikasi dan mengkonfrontir kesaksian apakah benar klien kami menerima uang sejumlah 100 juta, 300 juta dan 500 juta seperti apa yang didakwakan oleh JPU dan dapat kita saksikan bersama bahwa klien kami tidak pernah menerima sejumlah uang seperti apa yang telah didakwakan bahkan yang 500 juta tidak ada kesesuaian kesaksian dari orang yang menyuruh (Waras Wasisto) dan yang disuruh (Eva Rosiana).

Sidang akan dilanjutkan dihari senin pekan depan, untuk menghadirkan saksi lainnya dari JPU KPK termasuk dan hampir dipastikan adalah Ahmad Heriyawan, Mantan Gubernur dan Deddy Mizwar, Mantan Wakil Gubernur Jawa Barat.

(Tim Lawyer Iwa Karniwa).

ANTONSULTON FIRM