Minggu, 5 April 2020 | 20:18 WIB

Diduga Ada Pemotongan Dana Bantuan Gubernur Jawa Barat Oleh Oknum Pengusung

foto

 

Dana Bantuan Untuk Pembangunan Madrasah Diduga Dijagal Rp.80.000.000.

www.transaktual.com

Pembangunan Madrasah di kampung Kalang Sari Desa Neglasari Kecamatan Jatiwaras terkatung-katung, ironis nya dari dana bantuan sebesar Rp.200.000.000 yang bisa diterapkan dalam pembangunan tersebut diduga hanya sebesar Rp.120.000.000 dikarenakan dana sisanya yang Rp. 80.000.000 adalah bagian dari kewajiban untuk pihak oknum pengusung.

Pada hari kamis tanggal 19 desember 2019 A.Nur, sebagai Pembina dalam kepengurusan Madrasah tersebut menuturkan,’’Memang kami benar telah menerima dana bantuan sebesar Rp.200.000.000 tapi dari dana tersebut cuman keterima sebesar Rp.120,000,000 karena yang Rp,80.000.000 nya diserahkan kepada saudara Sani Junen Hudaya yang kata nya buat yang ngurusin kesana kemari nya,"

Beliau juga menambahkan, bahwa pada saat memberikan uang tersebut kepada Sani Junen Hudaya di sertai dengan kwitansi yang mengatas namakan DPW salah satu Partai di Provinsi Jawa Barat, dimana kwitansi tersebut untuk pegangan bila mana pada suatu hari ada apa-apa bagi penerima manfaat, dan selanjutnya penerima manfaat bisa membuktikan bahwa dana bantuan tersebut yang seharusnya utuh padahal tidak, dan nanti juga mengenai peng LPJ an bagi A.Nur.. selaku pembina akan di sesuaikan dari dana yang sebenarnya hanya sebesar Rp.120.000.000.

Setelah memperoleh keterangan dari saudara A.Nur..., saudara Sani Junen Hudaya yang beralamat di kampung kalang Sari yang tak jauh dari pembangunan madrasah tersebut memberi keterangan sepertinya membenarkan bahwa diri nya telah terima uang sebesar Rp.80.000.000 itupun untuk saudara A.fi, orang deket atau kaki tangan nya Ridwan Kamil orang provinsi (diduga Ketua Harian TAP), yang telah mengurus kesana kemari nya mengenai bantuan tersebut, dan itupun bahwa dari dana bantuan tersebut bukan dari program pemerintah atau BANSOS melainkan pemberian dari kemenangan RIDWAN KAMIL menjadi GUBERNUR JAWA BARAT.

Sani Junen pun menambahkan keterangan,"kalau mengenai pembangunan ini, tidak usah di LPJ kan karena ini tidak menyangkut uang dari program atau bukan dari uang negara, dan uang ini hanya uang tanda terima kasih dari Gubernur Ridwan Kamil ‘’ujarnya.

(MRM/Tindak/WA/transakt)