Senin, 9 Desember 2019 | 07:33 WIB

Jaksa Agung Kaget, Pembobol Dana Bank Mandiri Rp.1,8 Triliun Melenggang Bebas

foto

 

Jaksa Agung Kaget, Pembobol Dana Bank Mandiri Rp.1,8 Triliun Melenggang Bebas.

www.transaktual.com

Mahkamah Agung (MA) membebaskan 7 terdakwa kasus pembobolan Bank Mandiri senilai Rp 1,8 triliun. Hal itu dilakukan seiring MA menolak kasasi jaksa atas 7 terdakwa kasus tersebut

Persidangan di tingkat kasasi,  menurunkan lima hakim agung  untuk mengadili mereka. Duduk sebagai ketua majelis hakim agung Andi Samsan Nganro. Sedangkan anggotanya ialah, Abdul Latief, Suhadi, LL Hutagalung, dan Krisna Harahap.

Jaksa Agung  HM Prasetio kaget sekaligus kecewa Atas putusan Mahkamah Agung yang menolak kasasi dari jaksa Penuntut Umum dan membebaskan para terdakwa  kasus korupsi  Bank Mandiri senilai 1,8 triliun yaitu  Surya Baruna Commercial Banking Manager Bank Mandiri Bandung,  Teguh Kartika Wibowo  Senior Credit Risk Manager Bank Mandiri Bandung, Frans  Eduard zandstra  Senior Relation Manager Bank Mandiri Bandung,   Totok Sunarto Komite Pemutus Tingkat Pertama Bank Mandiri, dan  Poerwitono  Poedji Wahjono Wholesale Credit Risk Head-WCK Bandung,  serta para penikmat kredit Bank Mandiri  Roni Tedi dan  Juventius.

"Secara formal kita belum menerima salinan putusan tersebut Saya kaget kalau misalnya betul di tolak  karena keyakinan kami  jaksa penuntut umum itu  perkara voltooid sudah . bagaimana tidak pengajuan tambahan kredit tapi didukung  oleh jaminan  yang fiktif  kemudian peruntukan dari kredit itu sendiri  tidak sesuai apa yang diajukan  jadi banyak hal kita nilai penyimpangan penyimpangan disana sehingga negara di rugikan lebih dari 1,4 triliun jadi kalau ditolak agak kaget itu," ungkap Jaksa Agung pada wartawan di Gedung Kejaksaan Agung Jakarta Jumat (4/10/2019).

Menurut Jaksa Agung HM Prasetyo  pihaknya akan mempelajari terlebih dahulu putusan Mahkamah Agung tentang penolakan kasasi yang diajukan pihak Kejaksaan.

" Nanti kita akan pelajari kalau betul di tolak  alasan penolakannya apa  tapi jaksa penuntut umum tetap yakin bahwa kejahatan korupsi di lingkungan bank Mandiri Cabang Bandung  itu sendiri oleh seorang pengusaha  itu Voltooid “menurut Jaksa Penuntut Umum.

Dikatakan Jaksa Agung pihaknya belum tahu alasan penolakan dan baru mendengar  kabar ini dari media.

" Kita belum tahu persis seperti apa  situasi dan suasana di persidangan  di mahkamah agung bagaimanapun kita belum menerima ini kan baru mendengarkan informasi kita kaget  kita terus terang kaget kalau itu di tolak" pungkasnya.

(rri/transaktual)