Sabtu, 21 Sepember 2019 | 23:03 WIB

Gubernur ; "Tiga Calon Lokasi Ibu Kota Baru Jabar Dekat Kereta Cepat & Pelabuhan"

foto

 

Gubernur ; "Tiga Calon Lokasi Ibu Kota Baru Jabar Dekat Kereta Cepat & Pelabuhan".

www.transaktual.com

Gubernur Jabar Ridwan Kamil mau memindahkan ibu kota dari Bandung ke daerah lain. Tiga calon daerah ibu kota baru itu lokasinya berdekatan dengan proyek Kereta Cepat Bandung-Jakarta dan Pelabuhan Patimban.

Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengatakan sejauh ini ada opsi daerah yang dipertimbangkan yaitu Tegalluar (Kabupaten Bandung) dan Walini (Kabupaten Bandung Barat) dan Rebana (Cirebon-Subang-Majalengka).

"Sudah ada persetujuan (DPRD) wacana (pemindahan) pusat pemerintahan untuk dikaji dulu di beberapa lokasi. Ada di Tegalluar, Walini, atau Rebana (Kertajati)," kata RK kepada wartawan di Gedung Sate, Kota Bandung, Kamis (29/8/2019).

Tiga wilayah tersebut dalam beberapa tahun mendatang memang akan menjadi pusat pengembangan ekonomi baru. Ada sejumlah proyek pembangunan infrastruktur besar.

Sebut saja wilayah Tegalluar (Kabupaten Bandung) dan Walini (Kabupaten Bandung Barat) yang akan dilalui kereta cepat Jakarta-Bandung. Keberadaan kereta cepat akan berdampak terhadap ekonomi dan pembangunan di sekitarnya.

Selain itu, Rebana (Cirebon-Subang-Majalengka) juga diproyeksikan menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Khususnya di Subang, akan dibangun Pelabuhan Patimban. Keberadaan pelabuhan ini akan berdampak terhadap ekonomi sekitar.

Meski begitu, RK masih membuka opsi daerah lainnya sebagai calon ibu kota baru menggantikan Bandung. "Terbuka (wilayah lain) sebenarnya, tapi sementara tiga tempat itu," jelas dia.

Ridwan Kamil Ungkap Tiga Nama Tempat Calon Ibu Kota Baru Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil berniat memindahkan ibu kota dari Kota Bandung. Ada tiga wilayah yang diproyeksikan sebagai pusat pemerintahan Jabar di masa depan.

RK mengatakan sudah mendapat persetujuan dari DPRD Jabar untuk mengkaji wacana pemindahan ibu kota. Hal itu berdasarkan paripurna terakhir DPRD periode 2019-2024.

"Sudah ada persetujuan (DPRD) wacana (pemindahan) pusat pemerintahan untuk dikaji dulu di beberapa lokasi. Ada di Tegalluar, Walini, atau Rebana," kata RK kepada wartawan di Gedung Sate, Kota Bandung, Kamis (29/8/2019).

Ia belum mau mengungkapkan alasan tiga wilayah tersebut yang sementara diproyeksikan jadi ibu kota baru Jabar. Meski begitu, ia menyebut masih membuka opsi wilayah lain. "Terbuka (wilayah lain) sebenarnya, tapi sementara tiga tempat itu," katanya.

Tiga wilayah tersebut dalam beberapa tahun mendatang memang akan menjadi pusat pengembangan ekonomi baru. Sebut saja Tegalluar (Kabupaten Bandung) dan Walini (Kabupaten Bandung Barat) yang akan dilalui Kereta Cepat Bandung-Jakarta.

Selain itu, ada Kertajati yang diproyeksikan menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) segitiga Rebana (Cirebon-Patimban-Majalengka). Terlebih dengan adanya Bandara Kertajati atau pengembangan Aero City dan cukup dekat dengan Pelabuhan Patimban.

(transaktual)