Jumat, 15 November 2019 | 16:49 WIB

KOMITMEN INDONESIA MEMBANGUN DARI DESA

foto

 

KOMITMEN INDONESIA MEMBANGUN DARI DESA.

www.transaktual.com

"Maka dari itu semua harus paham dan sadar, untuk kembali menjadi kesatuan dan persatuan"

Ketua Umum Posko Relawan Rakyat menyampaikan, bahwa Apel Rakyat digelar dalam rangka masih menyambut HUT kemerdekaan RI ke 74. Apel Rakyat yang terdiri dari sebuah organisasi yang berpegang pada visi yang digagas Presiden Joko Widodo.

“Dari isi Visi Indonesia yang disampaikan oleh Presiden Joko Widodo, kita dari Pos Raya (Posko Relawan Rakyat) tentang organisasi Relawan Strategis pada saat pilpres 2019, tergerak dan bergerak ingin membuat suatu kegiatan membuka pesan-pesan isi Pidato Presiden Jokowi yang meminta Visi Indonesia, untuk Indonesia Membangun Desa, ” kata Ferdi Semaun di Tegal, Sabtu (24/8/2019).

Menurut Ferdi, Pidato Presiden Jokowi saat itu sangat penting untuk membangun Indonesia. “Tentu ini menjadi hal yang penting karena membangun Desa adalah Membangun Indonesia, dengan jumlah hampir 74.900 Desa yang ada di negara kita, dengan jumlah tersebut tentu saja menjadi sebuah barometer negara kita untuk membangun Desa mulai dari Sumber daya Manusia, Pertanian, Infrastruktur, serta menciptakan Lapangan kerja, dan mengembangkan usaha UMKM yang ada di Kabupaten Tegal, ” kata Ferdi.

Membangun potensi produk unggulan desa disampaikan apa yang disampaikan dalam Visi Indonesia, para pemegang saham terkait memiliki banyak peluang untuk mengembangkan desa-desa diseluruh Indonesia.

“Sinergitas antara pusat dan daerah terprogram tepat sasaran sehingga akan membawa masyarakat sejahtera bersama 'Indonesia Membangun Desa'. Mari kita sambut bersama pesan-pesan Isi pidato Presiden Jokowi dalam Visi Indonesia dengan kebijakan penyediaan solusi dan pertemuan untuk membangun Desa, ” paparnya.

Disampaikan oleh, Desa yang kuat Tentu saja Negara menjadi hebat dengan pertumbuhan ekonomi yang tinggi ini menjadi Negara yang berkemajuan penuh disegala bidang ditunjang dengan Sumber Daya Manusia yang Unggul.

Apel Rakyat Indonesia Membangun Desa yang dilaksanakan pada tanggal 24 Agustus 2019 di Slawi, Kabupaten Tegal bukan menjadi seremonial, tetapi sebagai pendorong untuk kembali ke Revolusi Mental agar mendapat dukungan menggunakan amanat visi-misi Presiden bebas.

“Disini peran kita (Pos Raya) sebagai inisiator Apel Rakyat Indonesia Membangun Desa mensinergikan antara pusat dan daerah,” tegasnya.

Dalam waktu bersamaan juga, ketua panitia 'Apel Rakyat' Benyamin S Hutapea menyampaikan, pertumbuhan ekonomi dari usaha UMKM menjadi titik penentu para pelaku usaha yang ada di daerah, khususnya Kabupaten Tegal.

“Dengan mendukung seluruh Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang tidak dikelola oleh Pemda lokal, sehingga para komunitas UMKM dapat menjadi bias sebagai penunjang utama pertanian lokal,” katanya.

Benyamin S Hutapea dalam Apel Rakyat ini juga memiliki pesan Intoleransi dan radikalisme masih menjadi isu yang hangat dinegara ini, maka dari itu semua harus paham dan sadar, untuk kembali menjadi persatuan dan persatuan.

"Ini menjadi PR (merah: pekerjaan rumah) untuk kita semua, mendukung pertumbuhan ekonomi yang kuat, ini tidak akan berwujud, semua tokoh harus bersatu dan saling bergandengan satu sama lain," tutupnya.

(yansen P/transact)