Minggu, 29 November 2020 | 20:29 WIB

Pemred www.transaktual.com Sampaikan Klarifikasi Wartawan Yang Menjadi Saksi di Manggarai Timur NTT

foto

 

Pemred www.transaktual.com Sampaikan Klarifikasi Wartawan Yang Menjadi Saksi di Manggarai Timur.

www.transaktual.com

Menyikapi pemberitaan yang disampaikan Media online, tentang salah seorang wartawan www.transaktual.com dipanggil sebagai saksi di Kepolisian Manggarai Timur, Tubagus Koko Asmara Mainur, Pemimpin Redaksi www.transaktual.com memberi klarifikasi agar tidak menjadi bias, simpang siur dalam pemberitaan dan penafsiran.

Bermula dari Wartawan www.transaktual.com yang memperoleh informasi dari pihak wali murid dan beberapa guru sekolah, yang menyatakan bahwa sulit sekali menemui Bapak Kepala Sekolah SMKM 1 Lamba Leda, di Manggarai Timur NTT, seketika insting Wartawan muncul, dan tanpa re-check langsun menulis berita dengan judul,  “Diduga Kepsek SMKN I Lamba Leda Dampek, Malas Masuk Kantor Sekolah dan Sulit Ditemui” sekitar juni 2020, sehingga terjadi pro dan kontra para pembacanya, sampai akhirnya ditengahi oleh 2 Pengacara dari Bapak Kepsek tersebut, dan mereka meminta identitas penulis beritanya (KTA dan Surat Tugas sudah langsung dikirim melalui WA kepada kedua Pengacara Bapak Kepsek).

“Kami beranggapan bahwa penulisan tanpa konfirmasi ulang, dianggap selesai” ujar Pemred www.transaktual.com, tetapi kemudian ada laporan Polisi LP/B/31/IX/2020/NTT/Res. Manggarai Timur, sekitar November 2020 beberapa hari lalu, yang isinya agar Wartawan kami untuk menghadap sebagai saksi pada penyebaran ujaran kebencian melalui FB, sambung Bang Koko panggilan sehari harinya.

Sayangnya, pada saat Wartawan kami menghadap sebagai saksi ke Polres Manggarai Timur, muncul pernyataan - pernyataan dari Media online, “Kami tidak marah, walaupun pemberitaan tersebut tanpa konfirmasi dengan Pemred www.transaktual.com, artinya ada perhatian dari rekan se profesi yang bisa mendampingi walau melalui pemberitaan Media online” ujar Bang Koko Pemred.

Ada dua pemberitaan yang sangat mengganggu Instansi terkait, yaitu ;

  1. “Dituduh Lakukan Pencemaran Nama Baik, Afri Cundul: Saya Akan Lapor Balik”.
  2. “Wartawan Transaktual Dilaporkan ke Polres Matim, Ini Pernyataan Sikap Institut Jurnalis Kemanusiaan”.

“Menurut pendapat kami, alangkah lebih elok, jika ada yang perlu untuk di ekspose, apalagi menyangkut masalah hukum, sebagai sesama Media online, tidak ada salahnya meminta Pemred Media yang Wartawannya bermasalah (menjadi Saksi), untuk diminta klarifikasi,ini hanya masalah etika” ujar Pemred www.transaktual.com

“Terus terang kami sebenarnya menganggap masalah penulisan berita sepihat tersebut, sudah selesai, sebab tidak ada komunikasi lagi dengan Pengacara Bapak Kepsek, dan saya ketahui bahwa Wartawan kami dipanggil jadi saksi kerena unggahan di FB ” sambung Bang Koko.

Pemred www.transaktual.com juga sudah memberitahukan melalui WA, tentang keberadaan dan legalitas Wartawan kami, kepada Penyidik (Bpk Duta...red).

Kami sebagai Pemred, memohon kepada Bapak Bapak di Kepolisian, terutama Bapak Kapolres beserta jajarannya di Manggarai Timur, juga Bapak Duta (penyidik), yang lebih mengerti lingkungan di Manggarai Timur, dapat memberi wejangan ataupun nasehat kepada Wartawan kami tersebut”.

Pada prinsipnya Pemred www.transaktual.com mengucapkan permohonan maaf kepada Bapak Kepala Sekolah SMKN 1  Lamba Leda, di Manggarai Timur dan keluarga, yang sudah tidak nyaman akibat pemberitaan tersebut, dan menyarankan agar memberi Hak Jawab sesuai dengan UU Pokok Pers No. 40 tahun 1999, yang akan dimuat/ekspose dengan tidak mengurangi isi pemberitaan.

Juga permohonan maaf atas perbuatan Wartawan www.transaktual.com yang mengganggu pekerjaan Bapak Kepolisian di Manggarai Timur khususnya pada Bapak Duta dkk.

Kami akan tetap menjaga keharmonisan kepada setiap jajaran Instansi terkait, dan akan menjunjung tinggi praduga tidak bersalah, serta akan lebih selektif dalam mengaudit informasi agar enak dibaca dan perlu, serta berimbang, dengan mengedepankan konfirmasi ulang agar tidak terjadi lagi informasi sepihak.

Mengingat : Undang Undang Pokok Pers No. 40 Thn. 1999 dan Kode Etik Jurnalistik dan UU KIP No.14 Tahun 2008 untuk pengumpulan Informasi dan memuat pemberitaan yang seimbang, diharapkan agar semua pihak yang terkait dapat memberi bantuan Informasi, dengan dilampiri data akurat.

“Mudah mudahan ini merupakan pembelajaran bagi Wartawan kami yang melakukan investigasi, semoga kedepan tidak akan terulang kembali, salam juga untuk rekan rekan Media Online di Manggarai Timur” ujar Pemred www.transaktual.com menutup pembicaraan.

 

Redaksi

www.transaktual.com