Selasa, 11 Agustus 2020 | 02:12 WIB

Kasus Pidana, Dakwaan Jaksa Penuntut Umum Kejari Bale Bandung Batal Demi Hukum

foto

 

Kasus Pidana, Dakwaan Jaksa Penuntut Umum Kejari Bale Bandung Batal Demi Hukum.

Bandung -- www.transaktual.com

Tidak memenuhi syarat materiil,tidak jelas,tidak cermat sehingga ,dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam perkara  Namun perkara pidana dengan No.31/PID Sus TPK/2020/PN.Bdg. menggiring dua terdakwa Endang Rachmat dan Asep Wahyu Nur harus batal demi hukum.

Hal disampaikan para Penasehat Hukum (PH),dihadapan majelis Hakim yang dimpinpin majelis hakim Asep Sumirat Rabu (8 Juli 2020) dalam eksepsi atau nota keberatan atas dakwaan JPU dibacakan pada pekan lalu.

Sidang digelar diruang II Pengadilan Tipikor Bandung pada Pengadilan Negeri (PN) Kls 1A Bandung Jl. RE Martadinata meskipun menjalani proses hukum, namun masih bisa menghirup udara segar diluar tahanan Jaksa.

Dua terdakwa Endang Rahmat mantan Kepala Bagian Umum Kepala Sekretariat Daerah Pemkab dan Asep Wahyu pegwai di Badan Pertanahan.diadili dugaan korupsi untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya telah merugikan keuangan negara senilai Rp.13,67.bersumber dari APBD.

Dalam kasus ini terjadi penggelembungan harga pengadaan lahan untuk pembangunan kantor Pemkab Bandung Barat untuk lahan seluas 19,53 hektare.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya para terdakwa terancam hukuman maksimal 20 tahun penjara sebagaimana  diatur dalam Pasal 2 dan Kedua pasal 3 UU Tipikor dengan ancaman maksimal 20 tahun hukuman penjara.

(pri/transakt)