Minggu, 12 Juli 2020 | 06:15 WIB

Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah Ikuti Rakor Pembinaan Inovasi Daerah Secara Virtual

foto

 

Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah Ikuti Rakor Pembinaan Inovasi Daerah Secara Virtual.

Trans Aktual 

PANDAN | Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah ikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pembinaan Inovasi Daerah secara virtual menggunakan aplikasi Zoom pada Senin (08/06/2020). Kepala Bappeda Tapteng Basyri Nasution, SP bersama Kabid Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Awaluddin Napitupulu, ST, Kasubbid Inovasi Dan Teknologi Raprimsyah, SAP, Kasubbid Penelitian Sumber Daya Alam Azis H. Sitorus, S.Sos, dan Kasubbid Penelitian Perekonomian dan Koperasi Sandro Perdinan, SE mengikuti rakor ini di Ruang Rapat Mini Bappeda Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), sementara itu OPD teknis terkait lainnya di lingkungan Pemerintah Tapteng mengikuti dari instansi dinasnya masing-masing.

Rakor itu terselenggaran atas kolaborasi antara Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Dan Reformasi Birokrasi (Kemen PANRB), dan Kementerian Riset Dan Teknologi/Badan Riset Dan Inovasi Nasional (Kemenristek/BRIN).

Rakor dibuka oleh Mendagri Tito Karnavian sekaligus memberikan arahan secara virtual melalui video conference (vidcon). Melalui rakor ini diharapkan dapat terbangun sinergitas dari lintas kementerian kepada daerah dalam menginisiasi inovasi pencegahan dan penanggulangan pandemi Covid-19.

Narasumber pada rakor itu, Plt BPP Kemendagri Agus Fatoni, Deputi Bidang Pelayanan Publik Kemen PANRB Diah Natalisa, dan Deputi Penguatan Inovasi Kemenristek/BRIN Jumain Appe.

Mendagri Tito Karnavian dalam sambutannya mengatakan bahwa inovasi merupakan sebuah keniscayaan agar dapat beradaptasi dengan perubahan. Perubahan harus dapat diikuti, karena negara yang unggul adalah mereka yang mampu beradaptasi. Ia menunjukkan, peringkat Indonesia yang masih rendah dalam hal inovasi. Kemendagri terus mendorong agar inovasi dapat berkembang, terutama yang dilakukan pemerintah daerah. Sebab, penilaian inovasi secara nasional tidak hanya diukur dari kinerja pemerintah pusat atau non pemerintah, tetapi juga melibatkan peran daerah.

Mendagri juga mengatakan bahwa tugas utama Kemendagri adalah mendorong pemerintah daerah untuk mampu berinovasi dan membuat terobosan positif sebanyak-banyaknya.

Pada akhir rakor dilakukan penyerahan Buku Top 99 Inovasi Pelayanan Publik dan Top 45 Inovasi Pelayanan Publik oleh Diah Natalisa kepada Plt. Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kemendagri Agus Fatoni.

Rakor secara virtual ini turut diikuti oleh Sekretaris BPP Kemendagri, Kepala Pusat Litbang BPP Kemendagri, Pemerintah Provinsi, Kabupaten/Kota meliputi Bappeda, Badan Litbang, serta OPD yang membidangi kelitbangan, serta ASN baik di pusat maupun daerah.

Horas M.Htg/Trans Aktual.