Kamis, 14 November 2019 | 05:11 WIB

Munas IKAHI ke XIX, "Bertekad Wujudkan Organisasi Modern Untuk Pelayanan Peradilan Berbasis TI"

foto

 

Suasana kegiatan Munas Ikahi ke XIX – 2019, “Ikahi Bertekad Mewujudkan Organisasi Modern Untuk Pelayanan Peradilan Berbasis Teknologi Informasi”

www.transaktual.com

Ikatan Hakim Indonesia (IKAHI) menyelenggarakan Munas ke XIX pada tanggal 5-7 November 2019 di Hotel InterContinental Bandung. Munas ke XIX mengusung tema : “Dengan Semangat Munas ke-XIX, IKAHI Bertekad Mewujudkan Organisasi Modern Untuk Pelayanan Peradilan Berbasis Teknologi Informasi.

Semangat modernisasi di tubuh IKAHI selain diwujudkan dalam bentuk reformasi organisasi dan program kerja juga diharapkan kedepannya IKAHI dapat menjadi wadah aspirasi kreatif dan inovatif bagi para hakim di seluruh Indonesia.

Kegiatan ini diikuti oleh Pengurus Pusat IKAHI, Pengurus Daerah,  Pengurus Khusus Cabang Mahkamah Agung, Peninjau dan mantan pimpinan/anggota IKAHI serta dihadiri oleh mitra dari BNI, BNI Syariah, BRI, Taspen, Mandiri Taspen, BTN, Bank Sinarmas dan sejumlah pihak lainnya. Ketua Mahkamah Agung YM. Bapak Prof.Dr. M.Hatta Ali, S.H., M.H. akan membuka kegiatan Munas ke XIX secara resmi pada hari Selasa 5 November 2019, yang akan didahului oleh laporan penanggungjawab Munas YM. Bapak Dr. Sofyan Sitompul, S.H., M.H. dan sambutan Ketua Umum PP IKAHI YM. Bapak Dr. Suhadi, S.H., M.H.

Munas IKAHI dilakukan  setiap 3 (tiga) tahun sekali dengan agenda : Laporan Pengurus Pusat IKAHI periode 2016-2019 oleh Ketua Umum, pemilihan Ketua Umum IKAHI periode 2019-2022, pembahasan program kerja PP IKAHI dan langkah-langkah strategis lainnya yang berkaitan dengan kepentingan hakim dan penegakan hukum di Indonesia. Berkumpulnya para hakim yang mewakili seluruh wilayah di Indonesia menunjukkan organisasi profesi para hakim “lahir untuk hakim dan peradilan”.

Hari pertama Munas, dibuka dengan tarian Tradisional dari Tuan Rumah Jawa barat (Tari Sunda), dilanjutkan dengan Sambutan Ketua Panitia Pusat Munas, kemudian Sambutan dari Ketua Umum IKAHI ditutup dengan Sambutan Ketua MA Bapak Prof. Dr.M Hatta Ali,SH,MH.

Selanjutnya pada hari pertama Munas IKAHI agendanya diisi dengan berfoto bersama para Pengurus IKAHI dan Panitia Penyelenggara Pusat serta daerah.

“Kebanyakan kami berkumpul, jumpa kangen sesama teman lama yang sekarang sudah pindah lokasi kerja” ujar Peserta Munas pada rekan Wartawan.

Selain Peserta Munas, juga ada Peninjau Munas IKAHI, “Pokoknya saling bernostagia, rame, sekali” sambung Bung Nanay (Nandang Sunandar, SH.,MH ) salah seorang Panitia Munas (Lokal) bertugas di PN Bale bandung, Kab. Bandung, yang turut membantu jalannya Munas IKAHI ke XIX.

Terbitnya Perma Nomor 3 Tahun 2018 tentang Administrasi Perkara di Pengadilan Secara Elektronik dan Perma Nomor 1 Tahun 2019 tentang Administrasi Perkara dan Persidangan Secara Elektronik merupakan inovasi Mahkamah Agung untuk mengatasi berbagai kendala adminsitratif dan teknis yudisial di lembaga peradilan. Inovasi ini telah mendapatkan apresiasi berbagai pihak bahkan dalam Laporan Doing Business 2020 untuk Indonesia yang diterbitkan oleh Grup Bank Dunia secara tegas disebutkan bahwa dalam hal penegakan kontrak, Indonesia telah melakukan perbaikan dengan memberikan kemudahan dalam penegakan kontrak melalui pengenalan sistem penanganan perkara secara elektronik bagi Hakim.

Mahkamah Agung tentunya tidak hanya berhenti dengan meluncurkan berbagai aplikasi yang memberi kemudahan kepada pencari keadilan dan masyarakat tersebut. Salah satu faktor penting yang akan mendukung keberhasilan program-program tersebut adalah kesiapan sumber daya manusia yang akan mengoperasikan berbagai aplikasi tersebut. Hakim memiliki peran sentral dalam implementasi e-litigasi karena e-litigasi pada hakekatnya adalah proses persidangan namun dalam bentuk virtual. Dalam konteks demikian, dibutuhkan Sumber Daya Manusia Hakim yang siap beradaptasi dengan perubahan-perubahan ini.

Beberapa generasi Hakim yang ada saat ini tidaklah dilahirkan pada zaman dimana teknologi informasi menjadi sandaran utama dalam kehidupan bermasyarakat. Namun saya salut kepada Hakim dari generasi ini yang cepat belajar untuk ikut dalam perubahan yang ada terutama para pimpinan pengadilan yang menjadi percontohan penerapan aplikasi ini. Sebagian hakim lainnya merupakan generasi milenial termasuk para Calon Hakim yang saat ini sedang dalam proses untuk segera menjadi Hakim. Generasi inilah yang akan menjadi tulang punggung Mahkamah Agung di masa depan.

Ada even olahraga dalam rangka memeriahkan Munas IKAHI ke XIX – 2019 ini” sambungnya, dan masih berlanjut, sampai dengan pemilihan Ketua IKAHI Baru yang terpilih, ujar nanay pada Wartawan.

"Yang penting mah, doakan saja agar Munas ini dapat berjalan lancar, dan sukses" sambung Susilo nandang bagio SH,MH (Panitera Muda Perdata, PN Kls.1 Khusus Bandung, yang juga turut berpartisipasi membantu panitia lokal dalam kegiatan Munas IKAHI di Hotel InterContinental Bandung.

(Transakt).