Jumat, 15 November 2019 | 16:49 WIB

Presiden Jokowi : Ibu Kota Baru, Resmi Pindah ke Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur

foto

 

Senin, 26 Agustus 2019 Presiden Joko Widodo saat mengumumkan pemindahan ibu kota di Istana Negara, Jakarta, Senin (26/8/2019). (Setkab) JAKARTA,

www.transaktual.com

Kota Penajam merupakan salah satu dari empat kecamatan yang ada di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Provinsi Kalimantan Timur, sekaligus sebagai ibukota kabupaten. Luas Kota Penajam 1.207, 33 km2 dengan jumlah penduduk tahun 2012 sebanyak 70.877 jiwa, sehingga kepadatan penduduknya mencapai 65 jiwa per km2.

Kota Penajam meliputi 19 kelurahan dan empat desa. Kelurahan dengan jumlah penduduk paling banyak ialah Penajam, Petung, Girimukti, Nenang, Sotek dan Gunung Seteleng. Batas wilayah Kota Penajam sebelah barat dengan Kecamatan Waru, Kabupaten Paser dan Kabupaten Kutai Barat; sebelah selatan dengan Kecamatan Waru dam Selat Makassar; sebelah timur dengan Kecamatan Sepaku dan Kota Balikpapan, dalam hal ini Kota Penajam menjadi salah satu kawasan penyangga bagi perkembangan Balikpapan; serta sebelah utara dengan Kecamatan Sepaku dan Kabupaten Kutai Barat.

Presiden Joko Widodo akhirnya mengumumkan Samarinda sebagai ibu kota baru Indonesia. Hal tersebut ia sampaikan dalam melalui siaran langsung di saluran You Tube Sekretariat Negara, Senin (26/8/2019) siang. "Ibu Kota Indonesia dipindahkan dari Jakarta ke Samarinda," katanya.  Selama ini, Presiden juga telah menegaskan, Kalimantan menjadi lokasi yang dipilih sebagai ibu kota baru. Kendati demikian, Presiden belum menyampaikan lokasi yang lebih spesifik.

Menurutnya, pemerintah masih menunggu beberapa kajian yang belum rampung. Kemudian pada Jumat (23/8) kemarin, Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro telah memberikan dua kajian terakhirnya kepada Presiden Jokowi.

"Jadi sudah kami serahkan dan Presiden akan melihat dan me-review dan mudah-mudahan setelah itu akan ambil keputusan," ujar Bambang. Sebelumnya, Jokowi pernah menyampaikan akan mengumumkan lokasi ibu kota baru tersebut pada Agustus ini. "Iya kan memang sudah dari dulu saya sampaikan pindah ke Kalimantan. Nah, Kalimantannya yang Kalimantan mana yang belum. Nanti kita sampaikan Agustuslah,” kata Presiden Jokowi di Kabupaten Toba Samosir, Sumatra Utara, Selasa (30/7) dikutip dari laman setkab. 

Sebelumnya Presidan RI Undang Gubernur Kaltim.

Sebelumnya Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengundang Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Isran Noor ke Istana Negara menjelang pengumuman lokasi Ibu Kota yang baru.

Isran Noor mengaku belum mengetahui apa saja yang akan dibahas bersama Kepala Negara. “Saya diundang oleh protokol untuk datang ke konferensi pers. Tapi tidak tahu konferensi persnya seperti apa,” kata Isran di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (26/8/2019).

Isran mengaku telah menyampaikan sejumlah kawasan yang nantinya akan dipilih sebagai lokasi ibu kota yang baru. Menurut dia, ada dua kabupaten yang potensial menjadi ibu kota yang baru karena terhubung satu dengan lainnya.

“Kawasannya yang sudah kita sampaikan kepada Bapak Presiden, kita sampaikan kepada tim pengkaji, termasuk kepala Bappenas, yaitu Kabupaten Kutai Kartanegara dan nyambung ke Kabupaten Penajam Paser Utara. Dua kabupaten itu terhubung dan itu yang kita tawarkan yang kita sampaikan kepada Pak Presiden,” tandasnya.