Senin, 9 Desember 2019 | 06:06 WIB

Yana: Hormati Proses, 4 ASN Pemkot Bandung Diperiksa KPK Soal Dana RTH

foto

 

Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana. (Nur Khansa Ranawati/Ayobandung.com)

www.transaktual.com

Empat orang ASN dan satu pensiunan ASN Pemerintah Kota Bandung telah diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi terkait dugaan kasus korupsi dana pengadan Ruang Terbuka Hijau (RTH) pada 2011. Saat ini, KPK masih akan terus mendalami kasus yang diduga merugikan negara hingga Rp60 miliar tersebut.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana mengatakan, dirinya belum mendapat informasi lebih lanjut terkait pemanggilan tersebut. Namun, dirinya mengatakan, pihaknya akan senantiasa menghormati proses yang berlangsung.

"Saya enggak hafal, belum dapat laporannya. Tapi ya saya pikir kita hormati proses hukum yang sudah dilakukan oleh aparat penegak hukum, termasuk KPK," ungkapnya ketika ditemui di depan ruang kerjanya di Balai Kota Bandung, Selasa (16/7/2019).

Dia pun mengimbau masing-masing pihak yang diperika untuk dapat mengikuti proses yang diperlukan, termasuk bila memerlukan izin, Sekretaris Daerah Kota Bandung harus senantiasa memberi keleluasaan.

"Ikuti saja prosesnya, kalau perlu izin, sekda harus mengizinkan untuk mengikuti proses hukum," jelasnya. Dirinya mengatakan, hal-hal serupa dapat dihindari apabila masing-masing ASN memiliki integritas dan senantiasa mensyukuri hal yang sudah difasilitasi terhadap masing-masing orang. "Birokrasi kan sistem yang dibuat manusia, ya manusianya harus punya integritas. Kalau saya lihat kan TKD (Tunjangan Kerja Dinamis) Kota Bandung sudah lebih dari tetangga-tetangga sebelah. Kuncinya mah, kita harus mensyukuri apapun," tuturnya.  "Pemerintah kota juga terus menekankan integritas bagi ASN," tambahnya. 

(ayobdg/transakt)