Rabu, 2 Desember 2020 | 15:45 WIB

Tim Saber Pungli Jabar Operasi Tangkap Tangan Bantuan Kemenag RI

foto

 

Tim Saber Pungli Jabar OTT Bantuan Kemenag RI.

www.transaktual.com

Garut - Tim Saber Pungli Propinsi Jabar kembali menggelar ( OTT) Operasi Tangkap Tangan berkaitan dengan Bantuan Operasional Pendidikan untuk ke Lembaga Pontren, Pendidikan Diniyah dan Takhmiliyah di Wilayah Garut.

OTT dipimpin langsung oleh Katim ( Ketua Tim) Saber Pungli Propinsi Jabar, AKBP Zulasmi, dalam operasi digelar di Garut tersebut menindaklanjuti terkait dengan laporan adanya pungli yang dilakukan oknum.

Dalam OTT tersebut tim Saber Pungli mendapatkan keterangan dari Kepsek Diniyah Al Hikmah, Cece Rustam Effendi ( Kepala Diniyah Al Fikriyah), Dindin Badrudi, S.Pd.I (Ketua Yayasan Al Fikriyah) Saadah Nurlatifah (Bendahara Al Fikriyah),dan Dian Nurul Ilmi ( Bendahara Ponpes Nurul Hikma), Dr.Drs.Enang Wahyudin,S,pd.I (Kasi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Departemen Agama Kab.Garut).

Dalam modus operandinya, yakni RK yang merupakan koordinator pengusung wilayah Kadungora Garut, dan AM koordinator pengusung wilayah Leles, Garut diduga telah melakukan pungli terkait dengan bantuan operasional pendidikan untuk Diniyah dan Pontren di wilayah Garut yang bersumber dari Kemenag RI.

Kisaran pungli yang dilakukan oleh keduanya berfariasi kisaran 10 sampai dengan 50 persen dari jumlah dana bantuan yang sudah dicairkan. Sementara bantuan operasional pendidikan untuk Pontren sebesar Rp.15 juta dan Diniyah tersebut berkisar Rp.10 juta.

Katim Saber Pungli Propinsi Jabar AKBP Zulasmi mengatakan, pihaknya terus mengembangkan terkait dengan kasus dugaan pungli bantuan Kemenag RI tersebut.

“Kami tangani persoalan ini, dan akan terus dikembangkan,”ujarnya, Senin (5/10/2020).

ctr/fanny/transakt