Kamis, 1 Oktober 2020 | 20:47 WIB

Hanya Karena Baleho di depan Rumah, Oknum Penipu Modus Sembako Murah disebut Pendukung Kasmarni

foto

 

Bengkalis : Tim Relawan KASMARNI- BAGUS tidak pernah ada kan sembako Murah dengan di kutip biaya.

transaktual.com

BENGKALIS - Ketua Tim Relawan Kasi Ibu Kasmarni Bagus Santoso, Said Busra Mufrizal menegaskan selama tim relawan bergerak tidak pernah menjanjikan program sembako murah apalagi meminta uang kepada masyarakat.

“Kita sangat menyayangkan ada oknum mengklaim bahwa relawan kasih ibu meminta uang kepada masyarakat, dengan program sembako murah seperti diberitakan disalah satu media,apalagi mengkaitkan dengan tim relawan kasih ibu Kasmarni,” ungkap Said Busra Mufrizal kepada wartawan melalui pihak sambungan selulernya Sabtu (29/08/2020) malam.

Ia juga menjelaskan relawan kasi ibu Kasmarni selama ini tidak pernah memberikan program sembako murah kepada masyarakat apalagi menjanjikan suatu program yang sangat merugikan masyarakat setempat. Terkait adanya pengakuan warga yang berinisial MI seperti dalam pemberitaan sebagai relawan kasih ibu ini menjanjikan program sembako murah itu adalah oknum.

“Relawan kasih ibu Kasmarni tidak pernah menjanji janjikan program sembako murah. Apalagi meminta uang kepada masyarakat. Bahkan kita sudah mengkroscek keberadaan rumah warga berinisial MI tersebut sesuai alamat didalam pemberitaan tidak ditemukan. Kita juga menduga jika ada mengkaitkan dengan relawan kasih ibu Kasmarni bentuk pembunuhan karakter,” ungkap pria akrab disapa Said ini.

Untuk mengenai baliho Kasmarni yang terpasang dihalaman rumah warga setempat. Said menjelaskan untuk baliho Kasmarni memang diakui bahwa baliho Kasmarni sebagai kandidat bakal calon bupati Bengkalis banyak relawan memasang di depan rumah warga bahkan masyarakat disepanjang jalan tertentu. Namun dikatakannya, bukan berarti setiap baliho yang ada kemudian sebagai tim relawan kasih ibu Kasmarni.

“Memang tim relawan kasih ibu Kasmarni - Bagus Santoso banyak memasang baliho disetiap pinggir jalan tertentu bahkan ada dihalaman rumah warga, tetapi bukan berarti warga itu tim relawan kasih ibu Kasmarni. Apalagi relawan mengaku ada menjanjikan program sembako murah, ini tidak benar. Jika warga merasa keberatan atas oknum tersebut agar sebaiknya biarlah penegak hukum yang bertindak,”tegas Said.

Ia juga menjelaskan tim relawan kasih ibu Kasmarni selama ini memang ada memberikan sembako kepada masyarakat yang terdampak covid.19. Dan sembako itu berasal dari sumbangan dari donatur sesame relawan.

“Relawan kasih ibu Kasmarni Bagus Santoso memang pernah membantu warga atau masyarakat sembako kerumah rumah warga terdampak covid.19 dan itu sudah lama diserahkan tanpa diminta uang sepersenpun,” ungkap Said.

Said juga mengatakan apabila ada pihak pihak tertentu mengkaitkan bahwa relawan kasih ibu Kasmarni menjual nama baik dengan menjanjikan program sembako murah tersebut. pihak juga merasa dirugikan dan akan mempelajari hal tersebut jika ada unsur merugikan nama baik Paslon bupati Kasmarni Bagus Santoso.

‘Ada pihak tertentu yang mengkaitkan itu tim relawan kasih ibu Kasmarni dengan menjanjikan program sembako murah bahkan meminta uang kepada warga atau masyarakat sekitarnya itu murni oknum. Bukan tim relawan kasih ibu Kasmarni. Kita sangat dirugikan dalam hal ini yang di mana akan mempelajari hal tersebut jika ada unsur pidananya,” tegas Said.

(Jack's/transakt)