Senin, 28 Sepember 2020 | 08:11 WIB

Memburu Jejak Serli Herawati yang Kabur saat Akan Disidang di PN Kls. 1 A Khusus Bandung

foto

 

Memburu Jejak Serli Herawati yang Kabur saat Akan Disidang di PN Kls. 1 A Khusus Bandung.

www.transaktual.com

Polrestabes Bandung membantu memburu tahanan wanita yang kabur, Serli Herawati, saat hendak sidang di Pengadilan Negeri (PN) Bandung pada Rabu 26 Februari 2020.

"Begitu mendengar (informasi itu) kami (jajaran Polrestabes Bandung) langsung melakukan pengejaran," kata Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya Jumat lalu, (28/2/2020).

Sementara itu, Kepala Kejari Bandung Nurizal Nurdin mengaku belum tahu kasus tahanan wanita kabur tersebut. Dia meminta wartawan untuk mengkonfirmasi kepada Kepala Seksi Pidana Umum (Kasipidum) Kejari Bandung Guntur Wibowo. 

"(Konfirmasi) dengan Kasipidum saja ya. Saya masih di luar. Saya juga belum tahu beritanya," kata Nurizal melalui sambungan telepon. 

Diketahui, Serli Herawati, wanita tahanan yang dititipkan di Rutan Wanita Bandung kabur saat akan menjalani sidang di PN Bandung pada Rabu 27 Februari 2020. Kepala Rutan Wanita Bandung Lilis Yuaningsih mengatakan, Serli baru 20 hari dititipkan di Rutan Wanita Bandung. "Selama di rutan yang bersangkutan (Serli Herawati) berkelakuan baik," katanya. 

Lilis mengemukakan, bahwa Serli merupakan tahanan Kejari Bandung. Jadi kewenangan dan tanggung jawab sepenuhnya berada di Kejari Bandung. Apalagi saat dibawa ke PN Bandung, ada serah terima tahanan.  Selain itu, Serli kabur dalam pengawalan petugas kejaksaan. Jaksa yang bakal mendampingi Serli adalah Jaksa Fransiska, yang juga merupakan Jaksa yang sedang menangani kasus Shabu di PN Kls.1 A Khusus Bandung bersama rekannya Jaksa Melur.

"Posisi status (tahanan) di kejaksaan. Kami ada berita acara pengeluarannya. Jadi tanya ke kejaksaan. SOP-nya dijalanin enggak?" ujar Lilis.

“Sepanjang ada diruang persidangan itu merupakan tanggung jawab PN Kls.1 A Khusus Bandung, tetapi inikan baru datang dari Rutan dan dikawal Pegawai Rutan/Kejaksaan, seharusnya mereka tanggap, tapi kenapa seragan Tahanan tidak dikenakan, dan pengawalnya bisa lengah, yaitu merupakan tanggung jawan Kejaksaan” ujar Wasdi salah seorang humas yang juga Hakim di PN Kls. 1 A Khusus Bandung menerangkan pada Wartawan.

Menurut Pengamat sosial yang kini masih menimba ilmu hukum di perguruan Tinggi di Bandung, dan sering berkunjung ke PN Bandung, Eli Sinaga menerangkan bahwa, prosedur yang seharusnya sederhana dan tidak memakan waktu lama, yaitu memakaikan borgol, memakai baju tahanan, agar beda dengan pengunjung, tetapi itu tidak mereka laksanakan, akhirnya jadi seperti ini, kabur, bila tidak dibenahi dan diberi sanksi yang keras terhadap petugas juga pada Jaksa yang bertanggung jawab pada tahanan tersebut, bakalan terjadi kabur untuk kesekian kalinya, ujar Eli Sinaga pada wartawan.

Terkait kaburnya tahanan dari Pengadilan Negeri Bandung Kelas I A Khusus, Kejaksaan Negeri Kota Bandung menghimbau agar terdakwa Serli Herawati segera menyerahkan diri.

Hal tersebut disampaikan Kepala Seksi Bidang Pidana Umum Kejaksaan Negeri Kota Bandung, Guntur Wibowo, SH kepada indofakta hari ini (28/2/2020). Peristiwa tersebut terjadi pada hari Kamis tanggal 27 Februari 2020. Hal tersebut dipaparkan oleh Guntur Wibowo, SH sebagai berikut : "Pada hari Kamis tanggal 27 Feb 2020 jam 09.22 WIB mobil tahanan kami masuk lingkungan PN Bandung, lalu pengawal tahanan menurunkan 16 tahanan perempuan dan 2 tahanan anak dari dalam mobil, kemudian menggiring barisan tahanan tersebut ke dalam gedung PN Bandung melalui pintu yang biasa digunakan keluar masuk tahanan ke arah lorong ruang sidang 5 dan 6 yang kondisinya saat itu pengunjung sidang sudah banyak dan ternyata tanpa sepengetahuan pengawal tahanan, sdr. Serli Herawati memisahkan diri dan berbaur dengan pengunjung sidang, sehingga pada saat dimasukan ke dalam sel tahanan jumlah tahanan terhitung 15 tahanan perempuan dan 2 tahanan anak, lalu ketika dilakukan cross check antar petugas pengawal tahanan diketahui terdapat kekurangan 1 orang tahanan perempuan, saat itu juga semua petugas pengawal tahanan bergerak menyisir dan mencari sdr. Serli Herawati di seluruh area PN Bandung sambil melapor pada Pimpinan namun karena jumlah pengunjung sidang hari itu cukup banyak sehingga menyulitkan pencarian
Kami sampai dengan saat ini sedang berupaya mencari dan melacak keberadaan sdr. Serli Herawati tersebut serta melakukan kordinasi dengan instansi terkait
."

"Kami berharap sdr. Serli Herawati untuk segera menyerahkan diri serta apabila ada masyarakat yang mengetahui keberadaan yang bersangkutan agar sesegera mungkin melaporkannya kepada kami atau kepada pihak kepolisian yang terdekat," himbau Kasi Pidum Kejari Kota Bandung.

(transakt)