Senin, 20 Januari 2020 | 18:10 WIB

Ali Wardana ( Putra Kangean, Sumenep) : Korupsi Harus Diberantas, Pelakunya Jatuhi Hukuman Berat"

foto

 

Ali Wardana ( Putra Kangean, Kab. Sumenep) : Korupsi Harus Diberantas, Pelakunya Jatuhi Hukuman Berat.

www.transaktual.com

Menurut Putra Kangean, Ali Wardana, bahwa korupsi haruslah diberantas dan ditangkap, dan disikapi serius, tidak bisa dengan himbauan, dicegah atau preventif.

Karena korupsi dilakukan oleh orang - orang yang tidak bermoral, dan korupsi dilakukan bukan hanya adanya kesempatan saja, tetapi karena urat malu pelakunya sudah hilang, juga karena ada penyimpangan prilaku pelaku korupsi seperti perbuatan asusila, dan penyimpangan gaya hidup. Dan satu hal yang perlu kita ketahui, bahwa koruptor itu urat malunya sudah putus, otaknya sudah mengkerut dan mengidap demensia dan amnesia, lupa ingatan.

Ali juga mengatakan, bahwa setiap perbuatan salah, perbuatan pelanggara atau setiap kejahatan, ada sifat adiktif yang melekat pada perbuatan itu . Seseorang, pertama kali berbohong akan terasa berat, namun jika diulang lagi akan menjadi kebiasaaan. “Pada kasus-kasus korupsi, begitu yang terjadi, Manusia tentu punya kebutuhan, tetapi jika kebutuhan itu dikaitkan dengan gaya hidup, itu tidak akan pernah selesai, dan ironisnya, para pelaku-pelaku korupsi yang laki-laki, selalu ada gundik, simpanan wanita untuk melampiaskan hawa nafsu urat kemaluannya," ujarnya.

Seorang koruptor, setelah berhasil dapat keuntungan dari aksi korupsinya, akan melakukan lagi. Sampai pada suatu titik tidak bisa berhenti lagi. “Cara menghentikannya, ya dengan cara ditangkap dan dihukum dengan berat, jangan menggunakan pasal dengan hukuman rendah dalam memutus perkara kasus korupsi, karena akan membuat para koruptor merasa nyaman melakukan korupsi." sambung putra asli Kangean.

Menurutnya, ada Pasal yang patut dikenakan bagi koruptor, Pasal 2 Undang-Undang Tipikor yang dapat digunakan. Dalam Pasal 2 Undang-Undang Tipikor disebutkan bahwa hukuman minimal bagi terpidana kasus korupsi adalah 4 tahun penjara dan maksimal 20 tahun penjara.

Untuk itu, Ali berharap, ke depannya pengadilan dapat menghukum koruptor seberat-beratnya. Sebab, menurut dia, dampak dari korupsi dapat membawa kerugian bagi rakyat, serta penderitaan dan kesengsaraan.

Bangsa ini sudah terlampau banyak orang cerdas, dan yang kurang adalah orang jujur. .

( red/transakt ).