Sabtu, 21 Sepember 2019 | 22:02 WIB

Mudik Aman dan Lancar, Tips dari Menteri Perhubungan

foto

 

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi (kanan) dan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno berfoto bersama usai melepas secara simbolis keberangkatan 250.000 peserta Mudik Bareng BUMN di Kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Kamis (30/5/2019).(KOMPAS.com/MURTI ALI LINGGA).

www.transaktual.com

Bagi mereka yang akan mudik ke kampung halaman untuk merayakan Lebaran perlu melakukan persiapan. Ada beberapa tips yang bisa Anda ikuti dan lakukan supaya mudik bisa aman dan lancar. Menteri Perhubungan ( Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan, ada beberapa persiapan yang harus dilakukan pemudik. Ini semata-mata untuk kelancaran dalam perjalanan hingga sampai ke tujuan. "Tipsnya pertama kali, mereka harus merencanakan apa yang akan mereka lakukan. ( Mudik) mau lewat udara, darat, laut. Harus rencanakan," kata Budi.

Setelah menentukan moda transportasi, langkah selanjutnya ialah membeli tiket sedini mungkin dan jangan ketika mau berangkat baru memesan atau membelinya. Pasalnya, cara ini kurang tepat dilakukan. "Belilah tiket makin awal. Kalau dia memutuskan mengendarai kendaraan sendiri, sebelumnya periksalah kendaraan dalam keadaan fit juga," tuturnya. Dia menambahkan, bagi pemudik yang menggunakan kendaraan sendiri harus juga memastikan bahwa kondisi tubuh cukup fit dan prima. Artinya, memang benar-benar sehat dan mumpuni berkendaraan baik jarak dekat maupun jauh. Baca juga: Simak, Ini Pentingnya Gunakan Asuransi Kendaraan Kala Mudik "Pastikan dirinya bisa mengendarai kendaraan secara sehat. Setelah itu, pada saat menjalani kegiatan-kegiatan khususnya yang mengendarai kendaraan, pertama kali baca informasi-informasi, karena informasi banyak sekali. Tentang one way, larangan tertentu," jelasnya. Selain soal informasi mengenai lalu lintas terkini, lanjut Menhub, para pemudik khususnya yang menggunakan kendaraan sendiri harus mematuhi aturan berkendara di jalan. Mereka harus memperhatikan marka jalan dan faktor lainnya. "Yang paling penting (kecepatan) jangan melebihi 100 km/jam dan jangan kurang dari 60 km/jam, kalau di jalan tol," tambah Budi. Selamat mencoba dan selamat sampai tujuan.

(kompas.com/transaktual)