Kamis, 13 Agustus 2020 | 01:12 WIB

Hakim Sakit Lima Terdakwa Dugaan Korupsi Pembangunan Jasinga Batal Divonis

foto

 

Hakim Sakit Lima Terdakwa Dugaan Korupsi Pembangunan Jasinga Batal Divonis .

Bandung -- www.transaktual.com

Lima Terdakwa Bambang Alamsyah mantan Kepala Dinas PUPR ,Mamik Moch Fuad,Rita Rosfiany dan dua orang lagi pihak swasta Dede Suryaman serta Iik Purvon, semestinya hari Senin (6/7/2020) disidangkan  oleh Hakim Tipikor dengan agenda putusan atau vonis Hakim.

Putusan menentukan para terdakwa apakah dihukum bersalah atah tidak terbukti bersalah, sebelumnya Jaksa Penuntut Umum telah menuntut 18 bulan penjara.

Sidang yang digelar di ruang 3 Pengadilan Negeri Kelas 1A Khusus Bandung ,Jl. RE Martadinata dipimpin M Razzad, didampingi hakim karier Rifandaru dan hakim Adhock Djodjo Djohari, terpaksa ditunda lantaran hakim Adhock tipikor sakit.

Sidang dibuka hanya tawar menawar mengenai penentuan hari sidang,semula akan digelar Rabu ternyata ada yang keberatan,sesuai kesepakatan,sidang ditunda dan digelar kembali Jumat pagi. Perkara ini sesuai permintaan JPU harus segera tuntas dalam minggu ini,karena masih ada penyidikan kasus lain.

Para terdakwa diadili, untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya dugaan tindak pidana korupsi  pembangunan jembatan pada ruas jalan Cisinga Kabupaten Tasikmalaya dengan nilai kontrak gabungan sebesar Rp 25 miliar. 
    
Berdasarkan laporan hasil observasi dan analisa dari ahli terdapat kerugian pembanguna jembatan Jasinga tidak sesuai volume sehingga negara mengalami kerugian hingga Rp.4 miliar, diduga ada markup yang mengerjakan juga bukan pemenang tender.

(pri/transakt)