Rabu, 14 April 2021 | 14:04 WIB

Hallo, saya CAKRA, dan Kawan Kawan dari RUMAH GAGASAN Siap Mendukung HKB 2021

foto

 

Hallo, saya CAKRA dan kawan kawan, dari RUMAH GAGASAN siap mendukung HKB 2021.

www.transaktual.com

Dalam rangka memperingati Hari Kesiapan Bencana (HKB 2021) pada tanggal 26 April 2021, Jangan lupa membunyikan kentongan, sirine atau lonceng secara serentak pada pukul 10.00 waktu setempat. Lakukan latihan evakuasi mandiri segera menuju tempat aman agar kita siap dan selamat dari bencana, (Memperingati Hari Kesiapsiagaan Bencana 2021).

RUMAH GAGASAN, merupakan Ide dari Cakra dan kawan kawan, untuk dapat lebih eksis memanfaatkan dan menyalurkan kreatifitas para Pemuda di Kota Bandung untuk membantu dan turut serta berkontribusi menyelesaikan sebahagian masalah yang ada di sekitar kita.

"Mengerjakan Hal Biasa Dengan Cara Luar Biasa", Slogan Cakra dan kawan kawan,  Sinergi RUMAH GAGASAN membantu pemerintah dalam penanganan Covid-19 dengan penyediaan Hand Soap (Sabun cuci tangan), Disinfectant Spray dan Hand Sanitizer ke Desa-desa. Semoga dengan upaya ini Masyarakat dan Aparat Desa dapat terhindar dari PANDEMI COVID-19.

“Tetapi jangan lupa. Sebagai masyarakat perkotaan, setidaknya harus peduli juga tentang lingkungan” Ujar Cakra menjelaskan pada Wartawan tentang kesibukannya di RUMAH GAGASAN.

Seperti yang terlihat tentang Keperdulian sebagian dari Masyarakat dan Atlet yang datang ke Kota Bandung terhadap Sampah di GOR Pajajaran Bandung yang di kelola oleh DISPORA Kota Bandung.

Membuang Sampah tidak pada tempatnya, penggunaan Styrofoam pada bungkus Makanan. Diduga Acara yang meninggalkan banyak sampah berserakan ini menurut informasi adalah acara Seleksi Pelatda PON XX.

Dibalik manfaat ekonomis yang dimiliki styrofoam, ternyata limbah yang dihasilkan. sulit untuk dihancurkan dan mampu bertahan hingga ratusan tahun tanpa terurai secara alami.

Styrofoam dapat dimasukkan dalam kelompok plastik dan mengandung berbagai zat kimia yang berbahaya bagi manusia, diantaranya benzene dan styrene. Apabila manusia terpapar zat beracun tersebut, maka risiko kanker akan meningkat.

WHO (World Health Organization) dan EPA (Environmental Protection Association) memasukkan styrofoam dalam kategori benda yang memiliki kandungan tidak sehat, dan menduduki peringkat ke 5 Limbah Paling berbahaya di dunia.

Akankah lingkungan Kota Bandung semakin terjaga ataukah semakin tercemar oleh sampah?

“Banyak hal yang bisa dilakukan, agar Kota Bandung menjadi kota yang ramah lingkungan, gemah ripah loh jinawi, dengan saling membantu, dan Pemkot Bandung tidak bisa jalan sendiri, tanpa didukung masyarakat, untuk itu mari saling dukung, agar tercipta, Bandung yang ramah lingkungan (GO GREEN BANDUNG) dan Kota Bandung yang Kondusif” sambung Cakra pada transaktual.

“Dilain kesempatan RUMAH GAGASAN akan berbicara dengan suasana yang berbeda, seperti Peningkatan Potensi Ekonomi, Sosial, Lingkungan yang Berbudaya, juga Peningkatan Ekonomi Kreatif Masyarakat dengan memanfaatkan Sampah Bekas bungkus Kopi (Sachet), atau bicara Produksi UMKM RUMAH GAGASAN, juga dari Pedesaan, pengolahan Kolang Kaling dengan Peralatan yang sangat Sederhana, untuk Percepatan Pemulihan Ekonomi Masyarakat di Masa Pandemi Covid-19. Apalagi menjelang datangnya Bulan Suci Ramadhan, . “ Ujar Cakra menutup pembicaraan.

Ikuti terus perkembangan dan Ide serta kreatifitas Cakra dan kawan kawan....di ;

RUMAH GAGASAN ... https://www.instagram.com/rumah_gagasan_official/

"MENGERJAKAN HAL BIASA DENGAN CARA LUAR BIASA"

#lawancovid19 #pedulilingkungan #jabarresilliencecultureprovince 

#jabarjuaralahirbatin #kangpisman @ridwankamil @mangoded_md @daniramdan0112 

@ramram.mukhlis @enugraha @sapta_dasuki @bdgmitigasihub 

@bpbd_jabar @4zmi_noor @halobandung @dispora_bdg 

@disbudpar.bdg @koni_jabar @konikotabdg 

#SiapUntukSelamat #HKB2021 #SemuaSiapSemuaSelamat 

#TangguhHadapiBencana #BudayaSadarBencana #KitaJagaAlamAlamJagaKita

www.transaktual.com )