Rabu, 14 April 2021 | 14:40 WIB

Memahami Refleksi Kepemimpinan, Kinerja Walikota dan Wakil Walikota Bandung

foto

 

Memahami Refleksi Kepemimpinan dan Kinerja Walikota dan Wakil Walikota Bandung.

www.transaktual.com

Berbicara mengenai kinerja Walikota dan Wakil Walikota Bandung saat ini, tentu tidak hanya sekedar duduk di warung kopi dan langsung menjustifikasikan bahwa kinerja mereka kurang mumpuni, tetapi harus pula didasari dengan berbagai sumber pembanding maupun penjelasan yang detail.

“Jangan ngomong kinerja Oded dan Yana kurang baik pada awal kepemimpinan, yang hanya didasari dengan obrolan selintas, tetapi harus didukung fakta secara ilmiah, dan kesepakatan bisa dipertanggung jawabkan” ujar Chakra, pemuda yang kesehariannya bergelut dilingkungan keormasan di Kota Bandung.

Tertarik dengan penyampaian yang diucapkan Chakra, ketika saat dilaksanakan Acara Refleksi Akhir Tahun Kepemimpinan Oded M Danial yang dilaksanakan oleh Aliansi Rakyat Menggugat (ARM) bekerja sama dengan LSM Penjara PN pada hari Jum'at 18 Desember 2020 di RM Ponyo Malabar, Kota Bandung.

Chakra kemudian memberi isyarat, dan janji bakal adakan pertemuan dengan wartawan, tentang kepemimpinan Walikota dan Wakilnya pada awal periode menjadi Walikota dan Wakil Walikota Bandung.

‘Saya tidak katakan bahwa saya pribadi yang ajukan usulan untuk menjadikan Kota Bandung, terhindar dari berbagai masalah” ujar Chakra mengawali perbincangan dengan Wartawan.

“Saya (Manggala Gajah Putih…red) bersama dengan rekan saya Mang Yanyan (MPC Pemuda Pancasila…red), ketika tahun pertama Pak Oded M Danial duduk menjadi Walikota Bandung, kami adakan audensi dan mempresentasikan kemungkinan kemungkinan yang terjadi di lingkungan Kota Bandung” sambung Chakra.

Bermula dari Pak Walikota yang menyebutkan, selama setahun memimpin di kota Bandung, dirinya siap menerima kritik, masukan, dan saran membangun demi kebaikan bersama. Karena itu jika masih ada masyarakat yang belum puas dengan pembangunan yang terjadi saat ini, oded-yana membuka lebar pintu diskusi dan menerima masukan yang konstruktif.

"kalau ada kekurangan, sampaikan kepada kami. Insyaallah, kami tidak alergi dengan masukan dan kritikan. Bahkan kalau tanpa kritikan dan masukan, ini berbahaya," ucap oded.

Harapan:agar pak Walikota, dapat lebih sering menampung aspirasi dari ormas, yang merupakan bagian dari masyarakat, karena kami (ormas)pun tetap semangat untuk memberikan kontribusi yang terbaik untuk kota Bandung”

Selain itu, peningkatan mobilitas masyarakat kita telah menciptakan persaingan yang ketat antar kota untuk menarik penduduk, perusahaan dan organisasi yang terampil. Untuk mempromosikan budaya yang berkembang, kota harus mencapai keberlanjutan ekonomi, sosial, dan lingkungan. Ini hanya akan dimungkinkan dengan meningkatkan efisiensi kota, dan ini membutuhkan integrasi infrastruktur dan layanan.

Sementara ketersediaan solusi cerdas untuk kota telah meningkat dengan cepat, transformasi akan membutuhkan perubahan radikal dalam cara kota dijalankan hari ini.

“saya dan mang yan yan juga pernah mengikuti “Seminar Nasional” membangun sinergi TNI AD dengan pemerintah dalam penanggulangan bencana alam di daerah, dan hadir sebagai Peserta & Penanggap” ujar Chakra melanjutkan pembicaraan.

Chakra juga mengatakan, bahwa ada sekitar lima puluhan Ormas dan Lsm di Kota Bandung yang turut disertakan dalam presentasi yang disederhanakan menjadi “Delapan Solusi” untuk membantu Walikota Bandung dalam mengantisipasi berbagai kendala sesuai dengan ;

Dasar hukum :

  1. Pembukaan undang–undang dasar 1945, alinea ke-4 kemudian daripada itu untuk membentuk suatu pemerintah negara indonesia yang melindungi segenap bangsa indonesia dan seluruh tumpah darah indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial,
  2. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 65 Tahun 2018 Tentang Tata Cara Penyusunan Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah Dan Strategi Kebudayaan

Seperti yang pernah diucapkan oleh Prof.dr. Koentjaraningrat; “Orang cerdas seringkali berimprovisasi dan lebih kreatif dalam melakukan sesuatu. Kemampuan berfikir orang cerdas sangat lah cepat, sehingga ia sangat mudah mengerti, memahami, dan menangkap maksud dari suatu kondisi atau keadaan”.

Menurut Chakra, Ada beberapa hal yang perlu ditindak lanjuti, tentu saja tidak seperti membalikkan telapak tangan, langsung jadi…beberapa kriteria yang harus disempurnakan di Kota Bandung, oleh Pemangku kebijakan seperti Walikota maupun Wakil Walikota adalah memberi solusi yang dikemas dan disederhanakan menjadi, “8 Solusi Rawan” yaitu :

  1. Sampah
  2. Rawan pohon tumbang
  3. Kualitas udara
  4. Rawan kebakaran pasar
  5. Air bawah tanah kritis
  6. Potensi bencana jabar
  7. Krisis pangan jabar
  8. Rawan banjir

1.Sampah

Produksi sampah kota Bandung capai1.600 ton per hari, 150 ton di antaranya plastik

Bila dibiarkan maka Potensi masalah yang terjadi, diantaranya:

•Gas methane beracun

•Lindi hitam beracun mencemari air tanah

•Penyebaran penyakit

•Longsoran sampah

•TPA Sarimukti berakhir tahun 2020 (?)

•Tipping fee Ketpa Legok nangka naik~ 532,8 %

•Slogan “Bandung di Lingkung ku Gunung” berubah menjadi “Bandung di Lingkung ku Runtah”

Untuk menjaga keseimbangan alam, perlu pemanfaatan limbah organik pasar tradisional:

•Sumber protein pakan ternak,perikanan

•Produksi100 kg fresh maggot / hari

•Menghabiskan500 kg sampahorganik/ hari

•Area yang dibutuhkan100 m2 (untuk produksi 100 kg fresh maggot)

2.Rawan Pohon Tumbang

Kota Bandung waspadai sejumlah titik rawan pohon tumbang

Potensi masalah yang terjadi:

  • Usia pohon
  • Jenis / karakteristik pertumbuhan pohon
  • Sumber dpkp3, sekitar 300 pohon rawan tumbang ??? (belum ada pendataan, hanya berdasarkan identifikasi jenis saja)

Cara klasik yang tidak memerlukan biaya tinggi adalah penanaman bambu di taman kota dan wilayah RTH, sehingga;

  1. Sebagai pemecah angin
  2. Memiliki daya fleksibilitas yang tinggi
  3. Memiliki massa akar yang mempertahankan jangkar / anchorage di tanah dalam kondisi cuaca ekstrem
  4. Stabilitas terhadap gempa
  5. Persediaan dan resapan air
  6. Menghasilkan lebih banyak oxygen (o2) dibandingkan dengan pepohonan (35%)
  7. Taman hutan bambu di lahan pemkot yang tidak produktif
  8. Penyedia udara bersih

3.Kualitas udara

Fakta Lapangan Yang Dihadapi Kota Bandung.

Jakarta dan Bandung dua kota dengan kualitas udara terburuk di Asia Tenggara

Potensi masalah yang terjadi:

• Bandung Macet Total berapa Tahun Lagi ?

Fakta lapangan yang dihadapi kota Bandung pencegahan dan mitigasi (teu kedah rungsing ku bijb).

  • Taman hutan bamboo di lahan pemkot yang tidak produktif
  • Penyedia udara bersih
  • Resapan air
  • Pengalih kemacetan
  • Pengalih pkl
  • Edukasi budaya
  • Destinasi wisata kota bandung

4.Rawan kebakaran pasar.

Pasar Induk Gedebage Bandung Kebakaran.

Potensi masalah yang terjadi:

  • Kebakaran dipicu korsleting listrik.
  • Perbaikan jaringan distribusi listrik, dan penggunaan sumber energy terbarukan untuk fasilitas umum.

5.Air bawah tanah kritis.

Fakta lapangan yang dihadapi kota Bandung.

Potensi masalah yang terjadi:

  • RTH masih belum memenuhi mandat dari undang-undang sebanyak 30 persen.
  • Alih fungsi lahan di kawasan bandung utara (kbu).
  • Tata ruang kota Bandung semakin di penuhi hutan beton.

Solusinya adalah ;

  • Penanaman Bambu Di DAS (Daerah AliranSungai) dan Lahan Kritis.
  • Bambu dapat menyerap limbah beracun, termasuk Mercury.
  • Pembuatanbahanpengolahair limbahtekstiledaribambuyang ekonomis.
  • Pemasangan carucuk Bambu yang dikombinasikan dengan bahan limbah plastik, dapat mengatasi erosi pingiran DAS.
  • Pemasangan Trash Trap Bertingkat di aliran Sungai.

6.Potensi bencana Jabar.

Dari 15 titik potensi Bencana Nasional,3 titik berada di wilayah Jawa Barat, Potensi masalah yang terjadi:

  • Gempa sesar Lembang (Sesar Mendatar)
  • Gempa sesar Baribis (Sesar Mendatar)
  • Gempa sesar Cimandiri (Sesar Mendatar)

TEAM RESCUE yang terlatih dengan kemampuan:

  • Membangun jembatan Bambu dan Fasilitas Umum lainnya.
  • Membangun Fasilitas Listrik Mandiri.
  • MembangunJaringanAir Mandiri.
  • Membangun sarana Energi alternative.
  • Membangun jaringan Distribusi lumbung–lumbung Logistik di daerah penyangga.

7.Krisis Pangan Jabar.

Jabar berisiko krisis pangan, potensi masalah yang terjadi:

  • Keberadaan pertanian keluarga skala kecil atau lahan terbatas sebagai penyediaan pangan juga mulai berkurang (FAO).
  • Ke depan tidak ada lagi generasi baru petani (FAO).
  • Rencana pembangunan KEK (Kawasan Ekonomi Khusus) bisa menghabisi kawasan pertanian.
  • Potensi ekonomi, sosial dan lingkungan kota bandung, wujud dari rasa percaya diri adalah percaya pada kemampuan masyarakat / rakyat sebagai pemberi amanah.

8.Rawan Banjir.

Rehabilitasi dan rekonstruksi.

• Penananaman bambu sebagai resapan air

• Normalisasi daerah aliran sungai

• Penanggulanan sampah

Kembali pada Chakra, bahwa 8 Solusi yang pernah di presentasikan bersama Mang Yanyan, ternyata satu persatu Solusi tersebut dijadikan proposal oleh beberapa rekan lainnya, tanpa sepengetahuan dirinya, “Menurut etika saja laah, seharusnya kan yang mempresentasikan Solusi tersebut di depan pak Wali beserta Staf nya, juga diberbagai tempat lain, itu saya bersama rekan saya, wajar jika ada organisasi yang ingin melanjutkan dengan mengajukan proposal, setidaknya "kulonuwon" nemui saya atau rekan saya, dulu” ujar Chakra.

Bagi saya, apa yang sudah dipresentasikan, dan menurut rekan rekan ada manfaatnya, dan bagus, serta didukung oleh Bapak Walikota, ya bisa saja dilanjutkan, sambung Chakra sambil menghirup Kopi hangat. "Banyak Peluang kegiatan yang bisa dikerjakan oleh rekan rekan Lsm dan Ormas, bila merujuk pada berbagai Solusi yang telah kami paparkan," sambung Chakra.

“Saya percaya, bila Pak Oded menanggapi apa yang kami sampaikan, mungkin tidak akan terjadi dugaan komitmen Rapor merah tentang kepemimpinan pak Walikota, sebab hampir lima puluhan Lsm dan ormas, akan saling dukung membangun Kota Bandung tercinta” ujar Chakra, menutup pembicaraan dengan wartawan.

Berbagai sumber dari :

Catatan Redaksi ; Tulisan ini mungkin kurang lengkap, bila ingin sesuai dengan yang dipresentasikan, bisa menghubungi Chakra MGP. 

beri aku 10 pemuda niscaya akan kuguncang dunia”soekarno.

Https://jabar.idntimes.com/news/jabar/yogi-pasha/ini-kinerja-oded-yana-selama-1-tahun-memimpin-kota-bandung19 september 2019

http://jabar.tribunnews.com/2018/12/03/produksi-sampah-kota-bandung-capai-1600-ton-per-hari-150-ton-di-antaranya-plastik

https://megapolitan.antaranews.com/berita/36759/jakarta-dan-bandung-dua-kota-dengan-kualitas-udara-terburuk-di-asia-tenggara

https://www.republika.co.id/berita/nasional/daerah/18/11/01/phi6k9384-kota-bandung-waspadai-sejumlah-titik-rawan-pohon-tumbang

https://jabar.tribunnews.com/2018/12/04/dpkp3-bandung-akui-belum-miliki-data-jumlah-pohon-rawan-tumbang

Https://news.okezone.com/read/2018/06/05/525/1906968/walhi-air-bawah-tanah-kota-bandung-semakin-kritis

https://www.cnnindonesia.com/nasional/20180903184852-20-327277/pasar-induk-gedebage-bandung-kebakaran

https://www.brilio.net/serius/detik-detik-mengharukan-evakuasi-korban-banjir-bandang-di-bandung-190401l.html#

Chakra/transaktual.