Selasa, 11 Agustus 2020 | 01:24 WIB

DPC Lsm Penjara PN Bogor ; "Disdik Kab. Bogor Diduga Tidak Serius Tangani Masalah PKBM Satya Wacana"

foto

 

DPC Lsm Penjara PN Bogor ; "Disdik Kab. Bogor Diduga Tidak Serius Tangani Masalah PKBM Satya Wacana".

www.transaktual.com

Lsm Penjara PN kembali mendatangi kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Pertemuan dihadiri oleh Ate Kasi Bidang PKBM bersama Oji yang mewakili Kepala Dinas, yang mana sedang berhalangan hadir dengan alasan ada rapat diluar.

Saat pertemuan, Deddy Ketua LSM Penjara PN Bogor Raya, menanyakan sudah sejauh mana Disdik menyikapi permasalahan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Satya Wacana, terkait laporan LSM Penjara PN, atas dugaan Data Fiktif warga siswa belajar PKBM Satya Wacana, namun Deddy mengatakan sangat menyayangkan karena dalam pertemuan tersebut, jawaban Ate Kasi Bidang PKBM, hanya berbicara masalah pembinaan yang dilakukan Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor kepada PKBM, yang mana dianggap jawaban tersebut, tidak sesuai dengan harapan LSM Penjara PN dan para media.

Sehingga untuk itu LSM Penjara PN Bogor Raya, meminta kepada Dinas Pendidikan (Disdik), agar pada pertemuan berikutnya dapat memanggil atau menghadirkan ketua PKBM Satya Wacana, sehingga permasalahan data fiktif siswa di PKBM Satya Wacana ini bisa selesai .

Kecewa saya dengan pak Ate selaku Kasi Bidang PKBM Disdik, karena kami sudah lama menunggu dan membuat jadwal untuk pertemuan ini, namun saat dilakukan pertemuan, ternyata jawaban Ate Kasi Bidang PKBM hanya bicara menjelaskan masalah sebatas pembinaan yang dilakukan Disdik kepada PKBM Satya Wacana, tetapi bukan menjawab kepada permasalahan inti nya, yang mana kami sebelumnya meminta kepada Disdik Kabupaten Bogor, agar PKBM Satya Wacana di tutup. Dikarenakan kami mempunyai bukti-bukti kuat dari lapangan atas di duga adanya data siswa fiktik yang terjadi di PKBM Satya Wacana. Sehingga kami curiga kalau permasalahan di PKBM Satya Wacana ini, sepertinya sengaja ditup-tutupi oleh Disdik Kabupaten Bogor,” ungkap Deddy.

Maka dari itu Deddy meminta kepada Kepala Dinas Entis Sutisna, terkait permasalahan PKBM Satya Wacana, untuk segera diungkap dan ditindak tegas dengan melalukan penutupan PKBM Satya Wacana, sehingga kerugian negara tidak terus berkelanjutan dan  tidak membodohi atau membohongi Masyarakat.

Jika permasalahan ini tidak di tindaklanjuti, maka Deddy berjanji akan melakukan Aksi DEMO Besar-besaran dengan kekuatan penuh LSM Penjara PN.

Selain itu Deddy juga mengatakan akan menambah berkas, data beserta Video ke Instansi Terkait (Kejari, Polres Bogor, Inspektorat Kabupaten Bogor dan Ke Kemdikbud (Layanan informasi dan pengaduan – Kemdikbud)  untuk mempermudah Proses Penanganan Penyelesaian PKBM di Proses 60 hari kerja kedepan  untuk diambil tindakan tegas.

Juga meminta kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bogor, dan Lsm Penjara PN telah mengirimkan surat Pada Tanggal 10 Juni 2020, dengan nomor 78-LSM PENJARA PN /VI/2020, dan Inspektorat Kabupaten Bogor tanggal 22/06/2020, dengan berdasarkan surat yang kami kirim Instansi terkait memanggil Kadisdik dan Kabid PKBM (Nila) untuk meminta keterangannya terkait masalah PKBM Satya Wacana.

Lsm Penjara Pn Kecewa Karena Disdik Kabupaten Bogor Tak Serius Menyelesaikan Persoalan Pkbm Satya Wacana

Sebelumnya dasar kekecewaan Lsm Penjara PN Bogor Raya kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor adalah dikarenakan laporan konfirmasi nya yang sudah beberapa kali terkait Dugaan Data Fiktif PKBM Satya Wacana tak kunjung temu titik terang.

Menghitung mundur beberapa minggu kebelakang dimulai dari hari ini Senin 27/07/2020 kami Lsm Penjara Pn selalu terus bersabar untuk bisa bertemu dengan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor untuk dapat secara langsung berkonfirmasi terkait Dugaan seperti diatas. Juga dengan janji-janji pertemuan yang di jadwalkan sering batal bahkan harus menunggu lagi hingga beberapa hari berikutnya dan itu pun belum tentu bisa bertemu dikarenakan banyaknya jadwal rapat diluar.

Namun pada saat bisa dijumpai secara langsung untuk konfirmasi,09/07/2020 Kepala Dinas tidak seorang diri semua jajarannya turut mendampinginya agar bisa membantu mendengar serta memberikan jawaban dari konfirmasi Lsm Penjara Pn berikut pertanyaan-pertanyaan dari Awak Media yang saat itu turut hadir mengawal untuk di publikasikan benar tidak nya dari Dugaan seperti di atasa tersebut.

Karena saat itu banyak bukti-bukti yang dibawa oleh Lsm Penjara PN Bogor Raya dari mulai bukti data berkas maupun otentik seperti rekaman dan video untuk diberikan juga diperlihatkan kepada Kepala Dinas serta jajarannya yang mendampinginya. Dan saat itu ada sedikit yang amat disayangkan, dimana hampir semua jajarannya hadir mendampingi Kepala Dinas tetapi ibu Nila selaku Kabid PKBM tak terlihat hadir dengan alasan rapat diluar.

Lsm Penjara PNBogor Raya, berserta Awak Media meminta kepada Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor Entis Sutisna berserta jajarannya untuk segera secepatnya mengungkap, membuka, menyelesaikan dugaan tersebut dengan baik dan benar tanpa ada berat sebelah untuk mendiamkan dugaan tersebut sehingga hilang senyap begitu saja. 

Seharusnya Kepala Dinas berserta jajarannya turut menjawab dengan sigap dan siap untuk segera memproses apa yang sudah diminta dan tidak akan tinggal diam terkait Dugaan yang dilakukan PKBM Satya Wacana. Juga meminta waktu kepada Lsm Penjara PN Bogor Raya serta Awak Media untuk bersabar menunggu kabar bagaimana proses selanjutnya.

"Karena dari mulai pertemuan konfirmasi saat itu di 09/07/2020 di minta untuk bersabar tetapi hingga hari ini Senin 27/07/2020 belum ada kabar selanjutnya dari Dinas Pendidikan terkait proses nya kepada PKBM Satya Wacana kepada Lsm Penjara PN Bogor raya dan Awak Media yang saat itu turut mengawal, dengan itu Menduga  kemungkinan besar ada oknum dari Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor yang turut terkait dalam Dugaan seperti yang sebut diatas. “Ujar Deddy Ketua DPC Lsm Penjara PN Bogor Raya.

 

iki gondrong/transaktual.