Selasa, 11 Agustus 2020 | 01:46 WIB

POLRESTABES BANDUNG DALAM MENJAGA KETAHANAN PANGAN DAN KESEHATAN, BENTUK KAMPUNG TANGGUH

foto

www.transaktual.com


Kampung Tangguh Nusantara dibentuk  dalam rangka penanganan Covid-19 di bidang kesehatan, keamanan dan sosial ekonomi, serta diharapkan seluruh masyarakat hingga ke tingkat RT/RW ikut berpartisipasi dalam mencegah penularan Covid-19.

Launcing Kampung Tangguh Nusantara Lembur Tohaga Lodaya oleh Kasat Binmas Polrestabes Bandung AKBP  Sukana Hermansyah, SH., MM., dan pada acara tersebut Forkompimcam dari 7 Kecamatan, para Lurah, Toga/Tomas dan Stakeholder Instansi terkait.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Drs. S. Erlangga mengatakan bahwa dibentuknya Kampung Tangguh Nusantara Lembur Tohaga Lodaya untuk membangkitkan kesadaran masyarakat dan membangun semangat kebersamaan pada saat Adaptasi Kebiasaan Baru (ABK), apabila di tingkat RT sudah tangguh. Maka, Indonesia akan tangguh.

Selain itu, tujuan pembangunan Kampung Tangguh ini guna membangun solidaritas antar sesama warga masyarakat, dalam meminimalisir dampak sosial ekonomi akibat pandemi covid-19 dengan cara meningkatkan kemampuan dan kemandirian masyarakat dalam ketahanan pangan dan menjaga kesehatan.

Peresmian ditandai dengan pemotongan pita oleh Kasat Binmas Polrestabes Bandung pada hari Kamis (23/7/2020) dilanjutkan dengan pemberian Sembako dan Masker kepada masyarakat yang terdampak Covid 19.

Kemudian dilanjutkan dengan Peninjauan Posko yakni Posko Informasi, Posko Kesehatan, R. Isolasi, R. Pemulasaran Jenasah & Ambulan, Posko Ketahanan Pangan dan Posko Keamanan. Adapun 9 kelurahan tersebut antara lain di  Kel. Gempol Asri,  Kel. Balong Gede, Kel. Garuda,  Kel. Ciroyom, Kel. Cisurupan, Kel. Cis Endah, Kel. Cis Binaharapan, Kel. Margasari, Kel. Jatihandap.   


Fanny/transakt