Kamis, 13 Agustus 2020 | 01:13 WIB

Diduga Uang Korupsi RTH Kota Bandung Sebagian Dibayarkan Untuk Kerugian Negara Kasus Korupsi Bansos

foto

 

Diduga Uang Korupsi RTH Kota Bandung Sebagian Dibayarkan Untuk Kerugian Negara Kasus Korupsi Bansos.

BANDUNG- www.transaktual.com
Dugaan korupsi pada proyek pengadaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kota Bandung diduga ada kaitannya dengan tindak pidana korupsi Bansos Kota Bandung satu dekade lalu.

Kasus Bansos Kota Bandung yang merugikan negara Rp 9,4 miliar. Kemudian, kasus itu berkembang jadi kasus suap hakim melibatkan Edi Siswadi Sekda Edi Siswadi Kala itu, Dada Rosada selaku Walikota Bandung saat itu.

"Kaitannya, kerugian negara dalam kasus korupsi Bansos Kota Bandung itu diduga dibayar menggunakan uang korupsi RTH Kota Bandung," ujar jaksa KPK,Chaerudin usai persidangan kasus dugaan korupsi RTH Kota Bandung, di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Bandung, Senin (6/7/2020).

Dalam persidangan kasus RTH, yang melibatkan terdakwa Herry Nurhayat mantan Kepala DPKAD Kota Bandung.

Lalu dua terdakwa lagi, Tomtom Dabbul Qomar dan Kadar Slamet, mantan Anggota DPRD Kota Bandung, dengan Kerugian negara dalam kasus RTH Kota Bandung yakni berkisar Rp 63 miliar.

Salah satu terpidana korupsi Bansos Kota Bandung, Havid Kurnia turut jadi saksi di kasus RTH. Hakim Basari Budhi Pardiyanto awalnya menanyakan soal kasus Bansos kepada Havid dan menanyakan soal kewajiban dirinya mengganti uang kerugian negara.

"Saya harus membayar kerugian negara Rp 300 juta. Tapi saya tidak pernah merasa membayarkan uang itu, saya juga kaget tiba-tiba saya sudah membayar uang Rp 300 juta," ujar Havid.

Ganti rugi kerugian negara Rp 9,4 miliar itu harus ditanggung oleh tujuh terdakwa. Untuk Havid, harus membayar Rp 300 juta, "Yang membayar pemerintah instansi tempat saudara bekerja, tapi kok anda tidak tahu siapa yang membayar, sumbernya dari mana," ujar Basari.

Sidang masih dilanjutkan dan Tim Investigasi transaktual online, masuh terus mengikuti perkembangan sidang selanjutnya.

(transaktual.com)