Senin, 22 Juli 2019 | 19:23 WIB

Hunian Apartement di Duga Tidak Gunakan IPAL Sesuai Prosedur

foto

 

Hunian Apartement di Duga Tidak Gunakan IPAL Sesuai Prosedur.

www.transaktual.com

Masalah ini berawal dari  keterlambatan Angsuran 2 bulan kurang dan langsung di kenakan Pemblokiran sepihak dari mulai aliran Listrik dan berhentinya Air ledeng, juga Pemblokiran Akses Card di lantai 6 Kamar 10 yang di isi oleh salah seorang penghuni di Apartement Sudirman Suites. Akibat perbuatan yang semena-mena tersebut dan sempat ramai menjadi pembicaraan publik apalagi setelah di beritakan oleh salah satu media, masalah di Apartement Sudirman Suites malah semakin meruncing.

Terkuaknya permasalahan di Apartement Sudirman Suites ke publik seperti izin yang di duga bukan izin sewa akan tetapi izin untuk rumah tinggal, di tambah di Apartement Sudirman Suites di duga tidak menggunakan IPAL (Instalasi Pengelolaan Air Limbah) sehingga pembuangan limbahnya  tidak lagi di olah menggunakan IPAL, dan beberapa permasalahan lainya.

Sesuai dengan Permen Lingkungan Hidup No 26 Tahun 2012. Pasal 6 ayat (1) huruf b meliputi:

a.sarana dan prasarana pengolahan air limbah untuk:

1. Instalasi   Pengolah   Air   Limbah   usaha   kecil   dan menengah (IPAL UKM);

2. Instalasi    Pengolah    Air    Limbah    komunal    (IPAL Komunal);

3. Instalasi    Pengolah    Air    Limbah    komunal    (IPAL Puskesmas);

4. Pengolah sampah dengan prinsip 3 R; b.sarana  dan  prasarana  pengelolaan  sampah  dengan prinsip 3R (reuse,  recycle, recovery) di tempat penampungan sampah sementara, fasilitas umum, dan fasilitas sosial, serta sekolah-sekolah.

Berdasarkan permasalahan tersebut ada juga LSM dan Media online yang sudah melayangkan surat konfirmasi kepada pengelola Apartement Sudirman Suites yang beralamat di jalan Sudirman No 588 Kota Bandung, guna menanyakan kebenaran dari informasi tersebut, namun sampai berita ini di turunkan belum ada tanggapan dari pihak pengelola.

“Bila mereka (pengelola…red) masih juga tidak memberi tanggapan, kami akan layangkan surat ke Gubernur Jabar dan instansi terkait, guna meminta penjelasan hal tersebut” ujar salah seorang Pengurus LSM yang pernah mengirinkan surat ke Pengelola Apartemen.

(rjs,tarungnews.com/transact).