Minggu, 12 Juli 2020 | 07:17 WIB

DINSOS TAPTENG TERTUTUP INFOR PENERIMA BANSOS, BUPATI BANYUWANGI MALAH SANGAT TERBUKA BAGI WARGANYA

foto

 

DINAS SOSIAL TAPTENG TERTUTUP INFORMASI PENERIMA BANSOS, BUPATI BANYUWANGI MALAH SANGAT TERBUKA BAGI SELURUH WARGANYA.

Tapteng (Trans Aktual)

Sangat disayangkan moralitas Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tapanuli Tengah Provinsi Sumatera Utara tentang ketertutupannya terhadap informasi publik yakni nama-nama penerima bantuan Dana Sosial (Dansos) kepada masyarakat, sementara Presiden RI Joko Widodo jauh-jauh hari telah menghimbau seluruh daerah agar terbuka terhadap masyarakat tentang nama-nama penerima Dansos.

Rupanya yang dapat mencermati himbauan Presiden RI Joko Widodo hanya beberapa kepala daerah contohnya Bupati Banyuwangi sesuai dengan pemberitaan Kompas TV tanggal 20 Juni 2020 menempelkan seluruh penerima Dansos ditempat-tempat yang mudah dilihat masyarakat dan seluruh Kantor Kelurahan Banyuwangi, dengan tujuan bila ada masyarakat yang terimbas Covid-19 supaya dapat diusulkan kembali untuk ditampung di periode berikutnya.

Namun di Kabupaten Tapanuli Tengah saat di konfirmasi Trans Aktual ke pegawai Dinas Sosial mengatakan : Dana Dansos pengajuan penerimaan yang baru bagi masyarakat yang terkena imbas Covid-19 tidak dapat dilakukan dengan alasan sudah terisi semua sesuai dengan target dari Pemerintah Pusat (Kementerian Sosial RI).

Hal itu ditanyakan Trans Aktual ketika Immer Silitonga penduduk Kelurahan Pondok Batu Kecamatan Sarudik datang ke Kantor Dinas Sosial Kabupaten Tapanuli Tengah untuk mengusulkan dirinya beserta anaknya sebanyak 5 kata supaya ditampung mereka untuk mendapatkan Dansos di bulan berikutnya, dimana kelima kata ayah dan anak tersebut sama sekali tidak mendapat bantuan sosial baik dari daerah maupun yang dari pemerintah pusat.

Padahal menurut Immer Silitonga mereka jelas ikut terimbas akibat Covid-19 dimana anak-anaknya telah diberhentikan perusahaannnya tempatnya ia bekerja demikian juga saya sendiri sudah uzur dan sakit-sakitan yang mendadak miskin pada imbas Covid-19 saat ini sebutnya.

Oleh petugas Dinas Sosial saat itu hanya dapat melayaninya agar datanya disampaikan kepada petugas pelayanan keluarga harapan. Hasil pemantauan Trans Aktual di Ibukota Kabupaten Tapanuli Tengah dalam rangka bantuan sosial atas imbas dari Covid-19 saat ini tampaknya banyak yang tidak menerima Dansos sesuai dengan sasarannya, contohnya para supir-super mopen, para penarik becak dan sejumlah masyarakat lainnya yang tiba-tiba miskin pada saat terimbasnya Covid-19, namun di Perdesaan Dansos yang dari Pemerintah Pusat cukup banyak penerimanya kepada para petani yang tidak terganggu pekerjaannya atas imbas Covid-19.

Saat DPD-LSM Patriot Indonesia Kabupaten Tapanuli Tengah menyurati Dinas Sosial Kabupaten Tapanuli Tengah melalui pejabat pengelola informasi dan dokumentasi di Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Tapanuli Tengah yang telah berusia 1 bulan lebih Dinas Sosial tidak melayani para pemohon informasi sosial, padahal informasi yang dimohonkan termohon bukanlah informasi yang dikecualikan sebagaimana yang dimaksud oleh Undang-Undang No.14 Tahun 2008 Tentang Keterbukaan Informasi Publik.

Sumber lain bahwa informasi yang dimohonkan oleh termohon tersebut tidak akan diberikan oleh termohon, karena takut akan terbongkarnya dana bantuan sosial yang dikelolanya tidak sesuai dengan yang disalurkan kepada masyarakat. 

Sampai dimana akhir bantuan sosial yang dikelola Dinas Sosial akan Trans Aktual ikuti selanjutnya.

(dp/transaktual)