Minggu, 12 Juli 2020 | 07:34 WIB

RS.META MEDIKA DIDUGA MENGAMBIL KESEMPATAN PADA SUPIR EXPEDISI YANG TERLANTAR MENYEMBRANG

foto

 

RS.META MEDIKA DIDUGA MENGAMBIL KESEMPATAN PADA SUPIR EXPEDISI YANG TERLANTAR MENYEMBRANG MELALUI LAUT SIBOLGA-GUNUNG SITOLI.DIDUGA KARENA BIAYA RAPID TEST SANGAT MAHAL.

RS.META MEDIKA DIDUGA MENGAMBIL KESEMPATAN PADA SUPIR EXPEDISI YANG TERLANTAR MENYEMBRANG MELALUI LAUT SIBOLGA-GUNUNG SITOLI.DIDUGA KARENA BIAYA RAPID TEST SANGAT MAHAL

Sibolga,TRANSAKTUAL.COM

Semuanya supir Expedisi dan beserta masyarakat Nias yang hendak menyeberang dari Pelabuhan Sibolga - Nias terlantar karena biaya rapid test di RS Metta Medika RP.410.000,00.

keluhan para supir logistik minta bantuan kepada DPRD kota Sibolga,dan KSOP supaya mereka cepat di berangkatkan ke pulau Nias, jika kami lama di sini barang yang kami antar itu kenias bisa membusuk nanti, contohnya seperti telor pasti membusuk,kan sayang. Kami sangat menunggu jawaban dan pertolongan KSOP supaya kami cepat di berangkatkan. Ujarnya

Disaat media Transaktual konfirmasi kepada KSOP beliau menyampaikan bahwa selalu saya perjuangkan dek supaya malam ini kapal bisa berangkat.
dan saya sedang menunggu jawaban dari walikota,dan Bupati teluk dalam dan juga Bupati Gunung Sitoli,supaya kapal malam ini bisa diterima dan berangkat malam ini dari SIBOLGA-GUNUNG SITOLI dan TELUK DALAM. ujarnya

Pada jam 02:00 Wib KSOP menerima hasil jawaban dari bupati gunung Sitoli dan teluk dalam, dalam rangka menjamin kelancaran distribusi bahan kebutuhan masyarakat di kepulauan Nias.

Dalam rangka menjamin kelancaran distribusi bahan kebutuhan masyarakat, diharapkan agar supir EXPEDISI dan kernel dari Zona merah maupun dengan Zona hijau yang masuk ke pelabuhan gunung Sitoli cukup menunjukkan surat keterangan sehat dan kartu tetap memenuhi protokol kesehatan.

Khusus untuk penumpang kapal dari Zona merah menunjukkan hasil rapid test yang berlaku selama 3(tiga) hari.

(Asarudi Waruwu/transaktual)