Sabtu, 11 Juli 2020 | 04:23 WIB

Data Bansos Dampak Covid- 19, LSM KPK Nusantara dan FBR Desak Pemkot Depok Dengar Keluhan Warga

foto

 

Data Bansos Dampak Covid- 19, LSM KPK Nusantara dan FBR Desak Pemkot Depok Turun Ke Bawah Yang Mengeluh Tidak Dapat Bantuan

DEPOK, TransAktual. Com, -

Dengan banyak ditemukan nya kejanggalan bantuan sosial (Bansos) kemanusiaan Dampak Covid - 19 banyak keluhan dari warga masyarakat.

"Ada yang dapat dan ada yang tidak mendapatkan bantuan tersebut, bahkan ada data warga yang mampu justru mendapat bansos untuk orang yang tidak mampu tidak dapat.

LSM KPK Nusantara Depok pertanyakan Data apa yang di input Dinas Sosial kota Depok dan bagaimana kriteria untuk mendapatkan bantuan uang tunai berikut sembako untuk warga katanya kepada wartawan balaikota kamis(30/04-20)

Kalau pemerintah pusat dan provinsi jawa barat meminta data untuk menerima bansos, seharusnya pihak pemerintah berikut perangkatnya mulai dari camat, lurah, hingga rw/rt menyiapkan data penduduk yang sudah up date serta akurat, serta di buatkan kriteria penerima dana sosial dan sembako tersebut.

"Saya menemukan adanya penyerahan bantuan uang tunai sebesar Rp 250 rb yang diberikan ke warga tidak mampu banyak yang tidak merata, bahkan uangnya tidak sesuai yang di terima, ada yang di potong terangnya.

Rasanya miris banget, karena ada warga yang tidak menerima dan juga ada warga yang tidak terdata, tandas Ratna yang di aminkan oleh rekan FBR.

Kami dari LSM KPK Nusantara,FBR ( Forum Betawi Rempug ),dan Karang Taruna Kelurahan Pancoran Mas, datang ke Kantor Walikota Depok guna menindak lanjuti pengaduan mereka pada hari Selasa 28 April 2020 dengan Walikota Depok yang di sudah bertemu Protokoler Walikota Bapak Kusumo yang menjanjikan 2 hari akan diberi kabar kepada kami,tapi setelah 2 hari tidak ada kabar nya,sehingga kami datang lagi hari ini ucapnya.

Tetapi kedatangan kami tidak tidak ada satu pun pejabat Pemkot Depok yang bisa kami temukan untuk menyampaikan temuan kami. Sehingga kedatangan kami ini tetap akan berlanjut hingga ada jawaban dari Walikota Depok. Untuk mempertanyakan temuan adanya Bansos Kemanusiaan Dampak Covid 19 yang tidak merata ancam LSM KPK Nusatara terang nya.

Sebagaimana yang kami telah kumpulkan data yang belum menerima bantuan bansos dari pemerintah, kami telah mengumpulkan data kurang lebih sebanyak 100 KK.

Kalau tidak di respon temuan kami atas adanya warga yang tidak terdata, juga ada yang tidak menerima bantuan sosial seperti apa yang di ucapkan bapak Presiden Jokowi, kami akan laporkan ke pihak yang berwajib ancamnya.

Ratna berharap, pemerintah yang diwakili dinas sosial kota Depok, jangan suka lempar kesalahan terkait data yang di aploud oleh pihak RT, sebab banyak data warga masyarakat yang tidak ter update, sehingga warga yang terdata maupun yang tidak terdata saat ini mengeluh dengan aturan - aturan yang tidak pro rakyat kecil.

Untuk itu, LSM KPK Nusantara bersama FBR Kota Depok selalu menjadi garda terdepan membela rakyat yang tidak mendapat bansos kemanusiaan yang terdampak covid - 19 karena dampak dari pandemi virus covid - 19 banyak yang terkena PHK serta dirumah saja, tidak ada penghasilan, apa lagi stok makanan semakin menipis.

Ditempat terpisah, bahwa Laskar Merah Putih (LMP) wilayah tajur halang juga menyoroti bantuan sosial kemanusiaan yang terdampak covud - 19 di kabupaten Bogor.

(Harry/transakt)