Selasa, 31 Maret 2020 | 19:07 WIB

Kabupaten Garut ; Penyaluran Dana PIP SD Disunat, Yang Nyunat Malah Bangga Diberitakan, Biar "Viral"

foto

 

Kabupaten Garut ; Penyaluran Dana PIP SD Disunat, Yang Nyunat Malah Bangga Diberitakan, Pengen Viral...

www.transaktual.com

Dugaan terjadinya pemotongan Penyaluran dana Program Indonesia Pintar (PIP) di beberapa daerah di Kabupaten Garut untuk tingkat Sekolah Dasar (SD) oleh pihak sekolah, kini menjadi perhatian beberapa kalangan. Pada kasus tersebut disinyalir dana hasil pemotongan di bayarkan pada pihak pengusung dari salah satu Partai Politik (Parpol).

Seperti yang terjadi di Kecamatan Pasirwangi dan Kecamatan Malangbong, dimana pemotongan dana PIP yang disertai bukti pembayaran pada pihak pengusung dari salah satu Sekolah Dasa Negeri, dengan pembayaran sebanyak dua kali sudah beredar luas di pesan Whatsapps.

Di Kecamatan Pasirwangi sendiri sedikitnya ada lima Sekolah Dasar (SD) yang menerima dana program PIP dari pemerintah pusat. Yang mana setiap sekolahnya memberikan dana komitmen fee pada pengusung.

Sejumlah pembayaran pada 2 kwitansi sebagai fee.

Pada kwitansi pembayaran tersebut terlihat sejumlah angka yang dinyatakan sebagai dana komitmen fee tahap pertama 30 persen dan tahap kedua sebesar 10 persen dengan jumlah total dana sebesar Rp 18.816.500.

Dihubungi melalui pesan singkat Whatsapps, pengusung program PIP yang juga mantan caleg salah satu partai, Solihat Nurjanah, mengatakan, kalau untuk mengkonfirmasi bisa langsung ke pihak sekolah. “Konfirmasina ka sakola sanes ka abdi. Yang memberikan itu (Dana) Sekolah,” ujarnya, Kamis (13/02).

Solihat berdalih, dana yang diberikan sebagai fee atas jasa dan itu sudah disepakati oleh orang tua siswa serta diberita acarakan. “Kalau mau diberitakan, mangga abdi janten tenar dan viral,” katanya singkat.

Sementara pihak sekolah, hingga berita ini diturunkan belum memberikan jawaban terkait adanya dugaan pemotongan dana PIP sebesar 40 persen tersebut.

(Tim).

G-national.com (Garut)/transakt