Senin, 20 Januari 2020 | 18:09 WIB

Musibah Awal Tahun 2020, Pejabat Disdik Kabupaten Bandung Kena OTT Saber Pungli

foto

 

Musibah Awal Tahun 2020, Pejabat Disdik Kabupaten Bandung Kena OTT Saber Pungli.

www.transaktual.com

Kepala Bidang (Kabid) SMP Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bandung Maman Sudrajat bersama tiga kepala sekolah SMP di Kabupaten Bandung terkena operasi tangkap tangan (OTT), diduga terkait pungutan liar (pungli). Mereka terkena OTT Satgas Saber Pungli Provinsi Jabar, di SMPN 1 Pameungpeuk, Kab Bandung, sekitar pukul 10.00 WIB, Jumat (3/1/20) lalu.

Ketiga kepala sekolah yang turut terjaring OTT itu antara lain Sut Kepsek SMP Bina Taruna,  AH Kepsek SMPN 2 Cileunyi, LS Kepsek SMPN 3 Rancaekek dan TBR Kepsek SMPN 1 Pamengpeuk. Turut diamankan pula Didik selaku supir dari pelaku Maman Sudrajat.

Menurut informasi yang dihimpun dari Ketua Tim Tindak 1 Satgas Saber Pungli Kompol Warna SH,  Maman diduga melakukan pungli terhadap 7 Kepsek SMP di Kabupaten Bandung, masing masing Kepsek dipungut uang sebesar Rp 7,5 juta. Diduga uang pungutan tersebut berkaitan dengan Dana Alokasi Khusus (DAK) yang disalurkan Pemerintah Pusat untuk bantuan sekolah sekolah tersebut.

Dari hasil OTT tersebut, tim Saber pungli mengamankan uang tunai sebesar Rp 52,5 juta yang dibungkus kantong keresek hitam bercampur dengan makanan sanck. Uang tersebut diamankan dari mobil pelaku Maman.

Kemudian tim mengamankan 6 orang saksi tersebut membawanya ke Posko Satgas Saber Pungli Jabar untuk dilakukan interograsi. Sebanyak 7 unit ponsel. milik saksi pun diamankan sebagai barang bukti.

"Iya betul Satgas Saber Pungli Jabar ada kegiatan tangkap tangan kemarin terhadap Kabid SMP Disdik Kabupaten Bandung, berinisial Ms," kata Sekretaris II Saber Pungli Jabar, Dr Rusman SH., MH melalui ponselnya, Minggu  (5/1/2020).

Rusman melanjutkan,  saat ini, kasus itu sudah dilimpahkan ke Ditreskrimsus Polda Jabar untuk dilakukan penyidikan.

Pada hari yang sama sekitar pukul 16.55 WIB telah dilakukan gelar perkara dengan pokja yustisi untuk menentukan langkah tindak lanjut penanganan perkara tersebut.

Dari hasil interogasi disimpulkan, pelaku Maman melakukan pungli terhadap 8 Kepsek SMP di Kabupaten Bandung yang menerima Dana Alokasi Khusus (DAK) dari Kementerian Pendikan dan Kebudayaan tahun anggaran 2019, dengan barang bukti uang tunai sebesar Rp.52.5 juta.

Dugaan pungli telah dilakulan Gelar Perkara dengan Tim Pokja Yustisi, dengan hasil rekomendasi penanganan perkara tersebut dilimpahkan ke Subdit Tipidkor Ditreskrimsus Polda Jabar yang diterima oleh Kompol Agah Sanjaya .SH.MH Kanit 3 Subdit Dit Reskrimsus Polda Jabar.

"Hasil rekomendasi penanganan perkara tersebut sudah dilimpahkan ke Ditreskrimsus Polda Jabar," ujarnya.

(rd dani r nugraha/transakt).