Selasa, 7 Juli 2020 | 03:26 WIB

Aliansi pemuda sumatra utara. (APARA), Diskusi Publik dan Santunan Anak Yatim

foto

 

Togar pasaribu, jon pasaribu. Aliansi pemuda sumatra utara. (APARA), Diskusi Publik Dan Santunan Anak Yatim.

www.transaktual.com

Refleksi akhir tahun untuk pilkada Tapanuli Selatan sebagai kandidat Bupati Tapsel oleh Apara (Aliansi Pemuda Sumatra Utara) yang selama ini kegiatannya menyoroto sosisal politik, ternyata juga punya sisi humanisme yang perduli dengan kaum kekurangan. komunitas ini adalah kumpulan dari 34 kabupaten kota di sumatra utara yang berada di jakarta perduli untuk kemajuan membangun Sumtra Utara dari Jakarta. Mereka berkomit harus terus berkiprah dan benar benar perduli terhadap sumatra utara kampung halaman walaupun berada di perantauan, tapi tidak terbuai dengan hingar bingar Ibu kota.

APARA berdiri sejak enam  bulan yang lalu tepatnya hari minggu 29 Desember dengan mengundang anak yatim piatu dari berbagai yayasan di jakarta bertempat di Resto Mie Aceh Seulawah jalan Cikini raya. untuk membangun mengajak kaum milenial untuk menjadikan pemuda pemudi bangsa yang berprestasi menghadapi era global.

Pada kesempatan ini sebagai salah satu nara sumber Jon Pasaribu sebagai calon bupati Tapanuli Selatan menyampaikan refleksi materi mengenai APARA sudah seperti apa, sampai dimana perannya untuk membangun kampung halaman sumatra utara, apa yang sudah, apa yang belum tercapai, yang harus di perbaiki dan di kembangkan lagi.

Dukungan untuk itu tentu di beri dukungan dan di fasilitasi agar dapat berjalan dan mampu membuat rencana di tahun 2020 mendatang.dengan tidak lupa mengefaluasi apa saja yang sudah di capai di tahun 2019. Kalaoborasi sama pemuda di 34 kota sumatra utara bila saling terkoneksi tentu akan lebih dahsyat dan bisa di sumbangsihkah ke sumatra utara. Isu isu ekonomi tentu tdk akan pernah selesai, karna akan selalu menjadi kebutuhan selama ada peradaban di bumi. Perhatian tenaga kerja juga di fokuskan, untuk sektor ekonomi dengan menampung tenaga kerja di sumatra utara.

Apara juga harus ikut  berkontribusi, mengawal Agenda politik dengan mengikuti kontestasi pemilihan kepala daerah.dengan cara netralitas.idealisme terhadap pembangunan politik yg sehat di sumut agar tidak terjadi politik prakmatis.agar kepala daerah yang terpilih benar benar memiliki kapasitas bukan malah menjadi beban.melainkan memiliki integritas. Daerah yang menerima banyak.penghargaan seperyti tapsel dan daerah lain yang sudah menunjukkan keberhasilan.

Tingkat pertumbuhan ekonomi 5,9% yang cukup besar tidak kalah dengan kota besar lainnnya. Masih punya harapan besar untuk di tumbuhkembangkan. Sebagai reningan kita semua apara ini harus ikut serta menjadi sumbangsih untuk negara..propinsi yang menjadi penyangga ekonomi Sumut23,24%  riau21,22%

Anak rantau tapi perdulu dengan kemajuan daerahnya sebagai generasi muda dan penerus yang tidak tenggepam terlenan dengan hingar bingar Ibu kota.

Menurut Togar Pasaribu.

Skil, etitut adalah dua hal yang harus di perhatikan Pendidikan karakter sangat penting karna dengan skil tanpa etitut tidak akan berhasil.sedangakan dengan etitut yang baik skill tentu dapat di asah. Dan togar pasaribu menghimbau agar jangan jadi penonton tapi jadilah pemain dengan skill etitut yang dimiliki.

Dwi Depok/transakt