Sabtu, 21 Sepember 2019 | 22:19 WIB

Pejabat PD Pasar Bermartabat Bandung, Andri salman, Jadi Tersangka Korupsi

foto

 

Eks Direksi PD Pasar Bandung Andri Salman, Tersangka Korupsi, Menurut Jaksa : “Penyidik Punya Dua Alat Bukti”.

www.transaktual.com

Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat (Jabar) mengklaim tindakan jaksa penyidik di Kejaksaan Negri (Kejari) Bandung dalam menetapkan status Andri Salman (AS) sudah sesuai prosedur. Eks Direksi PD Pasar Bermartabat Kota Bandung mengajukan gugatan pra peradilan ke Pengadilan Negeri Bandung.

Seorang Jaksa Kejati Jabar, Gani Alamsyah menyampaikan, pihaknya dalam menetapkan status tersangka AS bukan secara tiba-tiba. Dikatakan dia, status tersangka diberikan melalui tahap prosedur yang resmi.

“Penatap tersangka secara sah sudah sesuai dua alat bukti. Dalam hal ini penyidik Kejari Kota Bandung untuk mencari alat bukti sudah sesuai dengan KUHAP,” ujar Gani di sidang tersebut, Senin (19/8)

Gani mengatakan, dalam perjalanannya penyidik sudah melakukan pencarian alat bukti, bahkan penyidik sudah memberikan surat kepada Andri Salman.

“Sebanyak 19 saksi diperiksa dan meminta alat-alat bukti. Penyidik sudah memeriksa para saksi dan tanpa ada tekanan dan paksaan,” ucap Gani.

Gani menambahkan, semua keterangan saksi sudah mencukupi untuk menetapkan Andri sebagai tersangka penggelapan deposito PD Pasar Bandung Bermartabat.

“Saksi menyampaikan fakta bahwa ini sudah cukup untuk menjadikan AS tersangka,” kata Gani.

Sebagaimana diketahui, Andri Salman telah ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan korupsi. Dia ditetapkan tersangka setelah diduga menyalahgunakan aset deposito senilai Rp2,7 miliar saat dirinya masih menjabat sebagai Direktur Umum dan Keuangan PD Pasar pada 2017 lalu.

(rul/awb/transakt).