Senin, 22 Juli 2019 | 19:08 WIB

Ombudsman Jabar Soroti Dugaan Keterlibatan Disdukcapil Pada Permasalahan PPDB

foto

 

Ombudsman Jabar Soroti Dugaan Keterlibatan Disdukcapil Pada Permasalahan PPDB.

www.transaktual.com

Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Jawa Barat menerima sebanyak 86 laporan mengenai permasalahan sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2019. Dari puluhan laporan itu, mayoritas permasalahan terkait penyalahgunaan dokumen kependudukan.

Dengan demikian, Ombudsman pun menyoroti dugaan keterlibatan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) dalam permasalahan PPDB 2019. 

Kepala Ombudsman RI Perwakilan Jabar, Haneda Sri Lastoto menuturkan, 36 laporan diantaranya terjadi pada sekolah-sekolah negeri di Kota Bandung. 

"Kami menyoroti adanya indikasi penyalahgunaan Kartu Keluarga (KK) dan dokumen sejenisnya. bagaimana keterkaitan Disdukcapil dengan praktek atau dugaan penyalahgunaan KK dan dokumen lainnya," bebernya saat on air di PRFM, Jumat (28/6/2019).

Dari hasil investigasi yang dilakukan Ombudsman RI Perwakilan Jabar, 28 laporan dari masyarakat dinyatakan valid tentang dugaan penyimpangan agar anak bisa masuk ke sekolah yang dituju, khususnya sekolah favorit.

"Tadi dari Disdik Jabar disampaikan akan menerjunkan tim lagi untuk memastikan proses PPDB dari laporan-laporan ini memenuhi syarat atau tidak," tutupnya.

(prfm/transakt)