Rabu, 14 April 2021 | 15:06 WIB

Pemerintah Tak Maksimal Atasi Kebutuhan Rakyat Akibat Pandemi, Rafael Pelopori Gerakan Makan Gratis

foto

 

Anggota DPRD Jawa Barat Fraksi PDI Perjuangan, Rafael Situmorang.

www.transaktual.com

Ditengah kondisi masyarakat yang sedang kesulitan akibat dampak dari pandemi covid- 19. Maka ” Gotong Royong ” menjadi kata kunci untuk bisa mengatasi situasi sulit ini. Hal ini disampaikan Anggota DPRD Jawa Barat Fraksi PDI Perjuangan, Rafael Situmorang dalam diskusinya, Selasa (23/2/2021)

Rafael mengatakan dimasa pandemi covid-19 dan guna memutus penyebaran virus corona, harusnya Pemerintah membagikan masker, vitamin b dan c pada semua warga agar terbangun daya tahan tubuh warga. Dengan adanya pemberlakuan pembatasan masyarakat, maka Pemerintah wajib memberikan bantuan sosial baik tunai maupun non tunai.

“Harusnya dengan adanya anggaran PEN pemerintah dapat membantu masyarakat yang terdampak covid-19. Pemerintah sebagai penggerak pemulihan ekonomi harus serius dalam penanganan covid. Bukan menimbulkan ketimpangan pembangunan, seperti halnya pembangunan taman di beberapa wilayah seperti pembangunan alun alun di Kuningan, Majalengka, Sumedang, Cirebon,” ungkap Politisi PDI Perjuangan ini. Selasa (23/2/2021).

Rafael mengungkapkan kesadaran bersama dan kedewasaan bersama dalam penanganan covid-19. Maka saya dari Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jabar akan membuat gerakan makan gratis 15.000 bungkus, pembagian masker, dan pembagian Vitamin C, yang akan dimulai tanggal 1 Maret sampai 30 Maret 2021. di daerah Bandung Kulon dan Ciroyom Kota Bandung.

Lanjut Rafael menuturkan agar pemulihan ekonomi berjalan adil dan tidak ada ketimpangan, Pemprov Jabar harus memfokuskan kembali tugas prioritas antara lain pengembangan ekonomi kerakyatan dan pengentasan kemiskinan. Bukan membangun taman, ini tidak nyambung. Pemulihan Ekonomi Nasional itu untuk pemulihan dimasa pandemi covid-19.

“Dampak pandemi terhadap ekonomi masyarakat begitu terasa di semua sektor. Oleh karenanya pihaknya meminta pemerintah lebih care pada penyelamatan nasib bagi yang terdampak resesi ekonomi saat ini akibat covid-19 bukan membangun taman,”pungkas Rafael.

 

(transakt)