Rabu, 14 April 2021 | 15:20 WIB

Pekerjaan Proyek Semenisasi Jln Sukamaju Rt 01/02 Dusun Murajolelo Kec.Pinggir di Pertanyakan Warga

foto

 

Pekerjaan proyek semenisasi jalan suka maju Rt 01 Rw 02 Dusun Murajolelo kecamatan pinggir di pertanyakan Warga.

transaktual.com

Tasik serai /pinggir.
Pekerjaan semenisasi yang di harap kan warga dusun Murajolelo Kecamatan Pinggir sangat mengecewakan dan tidak sesuai spesifikasi teknis dan kualitas beton juga diragukan, warga dusun Murajolelo mempertanyakan pekerjaan Semenisasi dan pengawasannya oleh Dinas terkait, yang mana pekerjaan dilakukan pelaksanaa Proyek tersebut diduga asal jadi Tanpa memikirkan kepada masyarakat setempat.

Berdasarkan hasil penelurusan awak media transaktual.com kelapangan, yang mana mendapat dan mendengarkan keluhan masyarakat, dalam beberapa hari ini meninjau lokasi pekerjaan proyek semenisasi tersebut.

Hasil Investigasi bahwa diduga Pengecoran beton semenisasi tidak dilakukan rekanan terlebih dahulu pengerukan atau pemerataan struktur tanah dasar sebagai alas cor beton, sehingga akan berdampak pada hasil semen beton yang nantinya, rawan akan terjadi gelombang dan tidak rata.

Kemudian pengecoran semenisasi yang dilakukan rekanan atas nama CV Mitra cahaya di bawah pengawasan CV. Abadi consultants, tidak dilakukan pemasangan Wiremesh yang baik. padahal lokasi struktur tanah di lokasi proyek termasuk daerah gambut dan kemudian mutu kualitas beton diragukan, karena saat rekanan melakukan pekerjaan di perhatikan oleh masyarakat setempat.


"Kami meragukan kualitas beton yang diduga tidak sesuai dengan campurannya, selain itu, warga juga mencurigai soal nilai kontrak besar, yang dikerjakan rekanan terhadap pelaksanaan pekerjaan semenisasi jalan tersebut terlalu besar, karena mencapai kurang lebih Rp 199.300 juta ,dengan panjang pengerjaan semenisasi hanya kurang lebih 200 meter dengan lebar empat lebih meter dengan ketebalan 15 centi meter. ujar Warga.

"Kalau hasil penghitungan kami, kata salah seorang warga setempat ,proyek tersebut terlalu besar, sebab dalam hitungan kasar saja nilai satu meter kubik cor beton kualitas nomor satu atau K-300, hanya Rp 800 hingga 900 ribu saja per meter, dikalikan 200 meter, hanya Rp 96 juta dan tidak sampai Rp 199 juta, dengan nilai proyek tersebut,"

Meski begitu pihaknya akan segera menyurati pihak Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Bengkalis untuk mempertanyakan proyek tersebut dalam waktu dekat ini.

Terkait proyek tersebut, Kepala Dinas PERKIMTAN kabupaten Bengkalis Gendrayana di telepon melalui nomor selulernya 0822xxxxxxx oleh transaktul.com tidak aktif, melalui Kepala Bidang sarana dan prasarana Muslimin, juga tidak aktif, Jadi sungguh di sayangkan akan kinerja pejabat dinas PERKIMTAN kabupaten Bengkalis saat masyarakat dusun tersebut mau mengatakan bahwa pekerjaan semenisasi di dusun Murajolelo sangat mengecewakan dan rekan asal kerja tidak memperhatikan masyarakat setempat.

Akan tetapi masukan  warga dusun Murajolelo kecamatan pinggir akan kinerja kontraktor yang asal jadi bisa disampaikan kepada pihak desa untuk menyurati DPRD Kabupaten Bengkalis atau pihak kejaksan negeri Bengkalis.

Proyek tersebut dikerjakan oleh CV Mitra cahaya dengan nilai kontrak Rp 199.300.00,- melalui dana APBD-bengkalis T.A 2020 lewat Dinas Perkimtan Bengkalis, dengan konsultan pengawas proyek CV Abadi consultants. Masyarakat jalan suka Maju Rt 01 Rw 02 Dusun Murajolelo kecamatan pinggir minta di perhatikan juga, walau jauh dari kota, tapi jangan lah asal membangun, tegas salah seorang warga yang enggan di muat nama nya .

Sampai di muat nya pemberitaan ini di media trans aktual.com,belum ada tanggapan baik, dari dinas perkimtan kabupaten Bengkalis mengenai permasalah pekerjaan semenisasi tersebut.

(Jack's/transaktual.com)