Minggu, 7 Maret 2021 | 10:13 WIB

Perlu Ditertibkan, Banyak Calo Berkeliaran di Lingkungan UPT Disduk Mandau Kabupaten Bengkalis

foto

 

"Gawat,,,Banyak calo berkeliaran di lingkungan UPT Disduk Mandau kabupaten Bengkalis"

trasaktual.com

Mandau ( Duri) - Percaloan administrasi kependudukan di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil)UPT Mandau Kabupaten Bengkalis diduga masih marak terjadi. Tidak hanya mendatangi targetnya secara langsung di lingkungan dinas, para calo juga menawarkan jasanya melalui teman dan kerabat.

Bahkan, belakangan ini menyebar informasi dan klaim jasa layanan pembuatan adminduk pada Disduk mandau yang ditawarkan untuk masyarakat Mandau dan Masyarakat batin solapan dengan bervariasi harga. Pelayanan administrasi yang biasanya membutuhkan waktu cukup lama, dapat dipangkas menjadi dua hari atau satu hari saja, dengan persyaratan yang belum lengkap akan dokumen nya.

Salah seorang diduga pelaku percaloan yang beridensial L dan salah seorang honor pada dinas Disduk beridensial A menyediakan jasa layanan pembuatan KTP mau pun akte kelahiran dan kartu keluarga sering menggunakan jalur belakang untuk memuluskan praktek percaloan nya, Hal itu di ungkap oleh seseorang Masyarakat yang enggan di sebut nama nya merasa rugi dan kesal.

Dalam prakteknya, diduga L dan salah seorang tenaga honor A, berusaha mempermudah dan mempersingkat pelayanan. Tidak ada proses tatap muka, dan antrian gampang selesai dicetak. L dan A, juga menetapkan biaya yang harus dikeluarkan. Menurut pengakuan salah satu warga, biaya untuk pembuatan KTP diduga berkisar pada Rp 150 ribu sampai Rp 200.000 per KTP (?).

Tidak hanya pembuatan KTP bagi warga Mandau dan lain nya, peran L dan A juga melayani administrasi perpindahan warga luar kota. Namun, biaya nilai berbeda yang ditawarkan, yakni Rp 500 sampai 1000000 untuk pembuatan kartu keluarga.

“Selama berkas-berkas pindahan sudah selesai, bisa diurus. Kalau sudah selesai, nanti saya hubungi lagi untuk kemudian COD (cash on delivery) dan penyerahan KTP,” kata dia kepada yang mengurus.

Dia mengungkapkan, nantinya berkas yang ada akan segera diserahkan melalui ‘jalur belakang’ dinas. Dengan kata lain, seluruh data pengguna jasanya akan dibuat berdasarkan database di dinas setempat. Berdasarkan pengamatan di lapangan, kebanyakan masyarakat yang mengakses jasa calo adalah mereka yang enggan menunggu lama. Mereka lebih memilih untuk mengeluarkan sejumlah uang, daripada harus mengantre meskipun tidak begitu lama.

Selain itu, adanya pembatasan untuk nomor antrean, baik untuk KTP ataupun Kartu Keluarga juga akte kelahiran menjadi celah bagi para calo mencari target pada dinas tersebut.

Menanggapi informasi percaloan yang beredar, kepala UPT Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bengkalis Irdawati menegaskan, dinas tidak memberikan rekomendasi atau celah terhadap calo. “Tidak ada satupun (calo) yang bekerja sama dengan dinas. Kami hanya melakukan program yang sudah dicanangkan oleh pemerintah" tegas nya

Dia pun pun menolak, jika Disdukcapil dikatakan berperan dalam praktek percaloan. Kepala UPT Irdawati mengatakan, kalaupun ternyata ada pegawai dinas yang ‘bermain’ dan ketahuan, maka akan ada tindakan tegas bahkan bisa di pecat.

“Karena tindakan itu tidak benar dan jelas tidak kami terapkan pola percaloan itu. Saya tidak mau dengar apapun soal praktek percaloan,” ungkap kepala UPT Disduk Mandau kabupaten Bengkalis .

Menurut Irdawati percaloan seharusnya tidak ada karena dinas pun sudah menggenjot pelayanan administrasi. Dia menjelaskan, saat ini dinas mengupayakan agar masyarakat dapat mengakses pelayanan hanya dalam satu hari. Prioritas pelayanan dasar dan administrasi lainnya, kini diakui irdawati dapat selesai dalam hitungan jam. Selama berkas lengkap, masyarakat hanya perlu mendaftar, mengantre, dan kemudian mengambil dokumen mereka pada siang harinya.

Menurut dia, dinas berusaha mempercepat pelayanan untuk menekan potensi percaloan yang menawarkan jasa kilat. Oleh karena itu, sistem percepatan tersebut dipertahankan agar masyarakat pun tidak merugi.

*Jack*trasaktual.