Sabtu, 5 Desember 2020 | 18:29 WIB

Dinas Perpustakaan dan Arsip Kab. Tapteng Selenggarakan Acara Pembahasan & Penyusunan Rancangan JRA

foto

 

Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Tapanuli Tengah Selenggarakan Acara Pembahasan dan Penyusunan Rancangan Jadwal Retensi Arsip (JRA) di Lingkungan Instansi Pemkab Tapteng.

Kabupaten Tapanuli trngah Trans Aktual.

PANDAN I Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) menyelenggarakan kegiatan Pembahasan dan Penyusunan Rancangan Jadwal Retensi Arsip (JRA) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah secara virtual pada Senin (09/11/2020).
Kegiatan ini digelar selama 5 hari dan diikuti oleh OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah dengan menghadirkan narasumber Arsiparis Madya dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), Majuni Susi, S.Sos.
Majuni Susi, S.Sos dalam paparannya menyampaikan bahwa hal setiap kegiatan ataupun peristiwa pasti akan ada Arsip yang harus disimpan karena suatu saat Apsip ini sangat dibutuhkan. Defenisi Arsip sebagaimana tercantum pada Pasal 1, angka 2, Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan.

“Apalagi dalam peristiwa pandemi Covid-19 yang terjadi saat ini, pasti ada Arsip yang mengenai Covid-19, contohnya Arsip Dinas Pendidikan melakukan belajar melalui daring sehingga ada Arsip yang mereka simpan dalam melakukan kegiatan dalam peristiwa ini. Arsip ini juga memiliki sifat aktif dan inaktif. Arsip Aktif ini apabila frekuensi penggunaannya masih tinggi, sedangkan Arsip Inaktif apabila frekuensi penggunaannya sudah mulai menurun, sehingga apabila Arsipnya sudah Inaktif agar disimpan oleh unit atau Badan Kearsipan. Arsip ini harus disusun dengan rapi sehingga arsipnya dapat segera dicari apabila dibutuhkan,” kata Arsiparis Madya ANRI, Majuni Susi, S.Sos.
Majuni Susi, S.Sos juga menjelaskan tentang Arsip Vital ,yang mana Arsip ini apabila hilang atau rusak tidak dapat dibuat kembali dan ini sangat melekat kepada yang membuat Arsip tersebut. Arsip Vital ini merupakan Aset Nasional sebagai identitas dan jati diri bangsa, seperti Arsip Ekonomi, Sosial, Politik, Budaya, Pertahanan, dan Keamanan.
Sebelumnya, Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Tapteng, Sofia Juliasty Hutagalung, SE dalam sambutannya saat membuka kegiatan ini mengatakan, "Maksud dari kegiatan ini dilaksanakan untuk menjamin terciptanya Arsip, ketersediaan Arsip yang autentik dan terpercaya, terwujudnya pengelolaan arsip yang handal, perlindungan kepentingan negara dan hak-hak keperdataan, keselamatan dan keamanan arsip, serta keselamatan aset daerah dan mendinamiskan penyelenggaraan kearsipan daerah. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan bagi peserta agar mampu mengelola kearsipan secara efektif dalam lingkungan unit kerja masing-masing. serta meningkatkan mutu penyelenggaraan kearsipan melalui peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia di Pemkab Tapanuli Tengah,” kata Kadis Perpustakaan dan Arsip Tapteng, Sofia Juliasty Hutagalung, SE.
HM.Htg/Trans Aktual.