Minggu, 29 November 2020 | 19:44 WIB

Mentan RI Dr.H.Syahrul Yasin Limpo,SH.,MH. Beri Piagam Penghargaan Bagi Peneliti

foto

 

Mentan RI Dr.H.Syahrul Yasin Limpo,SH.,MH. Beri Piagam Penghargaan Bagi Peneliti.

Banyumas- www.transaktual.com

Kamis 12 November 2020 di Balai Penelitian Tanaman Hias, Cipanas, Cianjur, Jawa Barat, Menteri Pertanian RI Dr.H.Syahrul Yasin Limpo,SH.,MH. memberikan Piagam Penghargaan bagi Peneliti dan Perekayasa Teknologi serta Inovasi Pertanian tingkat Nasional.

Dua dari penerima penghargaan tersebut alumni Fakultas Pertanian (Faperta) Unsoed yakni Peneliti Balai Besar Penelitian Padi Sukamandi Dr.Untung Susanto, SP, MP. (alumni Faperta angkatan 1992) dan juga dari Peneliti Balai Besar Penelitian Padi Sukamandi Dr.Indrastuti Apri Rumanti,SP. (alumni Faperta 1994), ungkap Tim Promosi Unsoed Ir.Alief Einstein,M.Hum.

Salah satu tamu undangan yang hadir pada acara tersebut yaitu alumni Faperta Unsoed angkatan 1991Dr.Tedy Dirhamsyah,SP.,M.A.B. menjelaskan bahwa Dr.Untung Susanto.SP.MP. dan tim penelitian padi biofortifikasi dengan kandungan Zn tinggi dengan nama varietas Inpari IR Nutri Zinc yang diharapkan dapat turut berperan dalam mengarasi kekurangan gizi Zn dan stunting di Indonesia.

Juga tim peneliti vatietas Inpari 42 Agritan GSR dan Inpari 43 Agritan GSR yang dirancang untuk efisien input air dan input lainnya, serta varietas lain seperti Inpari 45 Dirgahayu (tahan wereng coklat), Inpari Digdaya (Padi hasil tinggi), dan Inpari 46 GSR TDH (untuk lahan tadah hujan).

Selanjutnya Dr.Tedy Dirhamsyah yang juga Kepala Bidang KSPHP Puslitbang Perkebunan, Badan Litbang Pertanian, Kementerian Pertanian RI mengatakan pemulia HIPA 18 yaitu Dr.Indraastuti Apri Rumanti,SP. menerima royalti atas temuannya.

Dr.Tedy menambahkan hari ini, sekaligus ditandatangi perjanjian lisensi (alih teknologi) HIPA18 oleh PT Benih Citra Asia, Jatim yang akan melakukan produksi dan komersialisasi varietas tersebut.

Diki/transsakt.