Sabtu, 5 Desember 2020 | 18:02 WIB

Petani Bakongan Timur Kecewa Dengan Bantuan Yang Dijanjikan Pemerintah

foto

 

Petani Bakongan Timur Kecewa Dengan Bantuan Yng Dijanjikan Pemerintah.

www.transaktual.com

Sejumlah petani Bakongan Timur Aceh kecewa dengan bantuan pemerintah yang tidak membantu masyarakat dalam program penen padi serentak.

Pertama dari mulai membajak sawah dengan hen traktor, sementara perjanjian nya biayanya yang di pungut kepada masyarakat separoh.

Tetapi susuai hasil wawancara transaaktual dengan sejumlah petani .dalam hal mereka mengerjakan sawah tidak ada yang namanya batuan kepada masyarakat, tetapi masyarakat tetap membayar ongkos Hendtractor untuk bajak sawah seperti yg sudah sudah.

Pemerintah menganjurkan kepada masyarakat untuk menanam padi sehinga dilapangan yang bekerja dan yang arahkan petani adalah Babinsa di setiap desa atau gampong masing masing.

Seperti yang termonitor salama Pandemi Covid I9, banyak bantuan yang turun untuk bantu petani.anehnya bantuan untuk petani tidak sampai, mungkin di cicipi oleh siluman.

Sehinga masyarakat sudah sensara malah di tambah dengan kesensaraan yang baru.

Padahal kalau masyarakat tidak kesawah pemerintah marah kepada masyarakat, dalam kondisi ekonomi masyaratkat sekarang merosot nggak mungkin untuk bayar Hendtractorseban tidak sesuai lagi.

Sesuai hasil pantauan transaktual di lapangan bahwa dalam perjanjian untuk ongkos bajak sawah dengan Handtractor cuma seratus ribu. Per orang, tetapi kini ongkos yang dikutip melebihi dari saratus ribu kepada masyarakat.Kata babinsa di lapangan disini kami membantu masyarakat jadi sekitar 300 ribu atau melebihi.

Tetapi sekarang hanya seratus ribu saja kata Babinsa. Aneh nya setelah selesai semua di kerja kan sawah malah seratus ribu yg diminta malah bertambah kalau hal yg demikian di mana bantuan pemerintah kepada petani.

Asmadi/transaktual.