Sabtu, 5 Desember 2020 | 17:55 WIB

Fakultas Peternakan Unsoed Gelar Seminar Internasional The 2nd AnSTC

foto

 

Fakultas Peternakan Unsoed Gelar Seminar Internasional The 2nd AnSTC.

www.transaktual.com

Banyumas- Fakultas Peternakan (Fapet) Unsoed (Universitas Jenderal Soedirman) menyelenggarakan seminar internasional “THE 2nd ANIMAL SCIENCE AND FOOD TECHNOLOGY CONFERENCE (AnSTC) 2020” dengan tema Advancing Animal Production Systems for Rural Development and Environment Sustainability, ungkap Humas Dies Natalis Fapet Unsoed ke-54 Ir.Alief Einstein,M.Hum.

Kegiatan tersebut menurut Sekretaris Panitia Seminar The 2nd AnSTC Lis Safitri,M.Pd. bertujuan untuk bertukar pengetahuan dan hasil penelitian dikalangan akademisi, peneliti, professional, pembuat kebijakan, dan mahasiswa pascasarjana.

Ketua Panitia Moch.Sugiarto,SPt.,MM.,PhD. mengatakan bahwa kegiatan Seminar Internasional The 2nd AnSTC dilaksanakan secara daring dengan media Zoom Meeting dan ditayangkan secara live melalui streaming YouTube “Fapet Unsoed”. Seminar Internasional The 2nd AnSTC dilaksanakan pada hari Rabu dan Kamis tanggal 4 dan 5 November 2020.

Acara tersebut menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai negara, yaitu Assoc. Prof.Henny Akit,Ph.D (University Putra Malaysia, Malaysia), Assoc.Prof.Dr.Yanin Opatpatanakit (Maejo University, Thailand), Assoc.Prof.Bibin Bintang Andriana,Ph.D. (Kwansei Gakuin University, Jepang) dan Prof.Vu Dinh Ton,Ph.D. (Vietnam National University of Agriculture, Vietnam) sebagai keynote speaker. Selain itu hadir juga Prof.Suyadi (Universitas Brawijaya), Prof.Edy Kurnianto (Universitas Diponegoro), Assoc.Prof.Dr.Triana Setyawardani (Universitas Jenderal Soedirman), Prof.Budi Guntoro (Universitas Gadjah Mada), Assoc.Prof.Juni Sumarmono,Ph.D. (Universitas Jenderal Soedirman), dan Assoc.Prof.Dr.Racheal Bryant (Lincoln University, New Zealand) sebagai invited speaker.

Alumni Program S3 Community Development, University of the Philippines at Los Banos, Moch.Sugiarto,PhD. berharap kegiatan Seminar Internasional The 2nd AnSTC dapat menjadi wadah dalam bertukar pengetahuan dan berbagi perspektif dalam memanfaakan peluang untuk memajukan industri masyarakat pedesaan secara berkelanjutan. Selanjutnya Moch.Sugiarto,PhD. yang juga Sekjen PERSEPSI (Perhimpunan Ilmuwan Sosial Ekonomi Peternakan) menjelaskan bahwa peserta yang ikut dalam kegiatan berasal dari berbagai negara yaitu Indonesia, Afrika Selatan, India, Zimbabwe, Philippines, dan Sudan dengan jumlah sebanyak 187 peserta.

Ahli Agribisnis dan Pemberdayaan Masyarakat Moch.Sugiarto,PhD. menambahkan bahwa ketertarikan peserta untuk mengikuti The 2nd AnSTC bukan hanya karena narasumber yang kompeten dalam bidangnya melainkan juga karena The 2nd AnSTC berkomitmen untuk menerbitkan makalah ilmiah yang dipresentasikan menjadi prosiding IOP Conference Series, salah satu penerbit prosiding terindeks SCOPUS.

Diki/transaktual.