Senin, 30 November 2020 | 12:11 WIB

LSM GMASI Seminar sehari : Peredaran Narkoba dan Bahaya Bagi Kaum Millenial, Sanksi Hukum & Solusi

foto

 

LSM GMASI Seminar sehari : Peredaran Narkoba dan Bahaya Bagi Kaum Millenial, Sanksi Hukum & Solusi.

www.transaktual.com

Hari ini 28 Oktober 2020 banyak info berita terkini yg menyoroti kinerja pemerintah seperti banyak korupsi dari berbagai bidang, Namun DPP LSM GMASI melihat dari sudut dan aspek lain dari hari Sumpah Pemuda 28 Oktober tahun ini yaitu Bagaimana menyelamatkan generasi muda bangsa indonesia dari ancaman Narkoba. Karena selain korupsi, ancaman Narkoba bagi Bangsa Indobesia sudah sangat serius.

Ternyata Indonesia tidak hanya sebagai tujuan pasar konsumen Narkoba, tetapi lebih dari itu, yakni sudah sebagai tempat memproduksi barang haram tsb.

Acara Seminar sehari yang dilaksanakan di Hotel Poster Jalan Suci Kota Bandung, ini bekerjasama dgn Bank BJB dan dihadiri oleh anggota Gmasi serta undangan dari peserta berbagai golongan masyarakat Jawa Barat, diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dan dilanjutkan dengan Lagu Padamu Negeri, acara dibuka dengan menampilkan tiga Nara Sumber serta dihadiri oleh DR. Kamarul Bahri, M.Phd dari Kesbangpol propinsi Jawa barat sebagai Kabid Pembinaan dan pengawasan LSM serta Ormas, sementara sebagai Narasumber dari Lembaga DPD GRANAT Bpk Yus Jayusman,MT., Pakar Hukum Pidana Tomu Hutasoit, SH,MH. dan Direktur Balinkras DR Mallau,SH,MH.

Dalam acara seminar sehari yg bertajuk : Peredaran narkoba dan bahaya bagi Kaum Millenial, Sanksi Hukum dan Solusinya. Hasil rekomendasi yang sangat penting salahsatunya adalah agar pemerintah dapat membuat peraturan atau undang undang untuk membentuk berdirinya KPN, Komisi Peradilan Narkoba. Korupsi ada lembaga KPK, bagaimana dengan narkoba.? Sebab Narkoba juga merupakan sumber kejahatan multidimensional di negara kita selain korupsi.

Munculnya Ide membentuk Komisi Peradilan Narkoba (KPN....red), ketika pada sesi interaktif ada Peserta yang menyarankan, kalau ada Komite Pemberantasan Korupsi (KPK...red), alangkah lebih baik juga dibentuk KPN, Komisi Peradilan Narkoba, karena selama ini, pihak Kepolisian dengan Tim Anti Narkobanya, sudah cukup kewalahan, dan disarankan agar Nara Sumber dari Granat untuk menyampaikan gagasan tersebut ke Pemerintah, jadi bila terwujud, maka akan ada Peradilan khusus untuk para pengguna dan para Bandar Narkoba.

Acara ini juga dihadiri oleh Pejabat Pemerintah Jawa Barat yang di wakili oleh DR. Kamarul Bahri, M.Phd dari Kesbangpol Propinsi Jawa Barat sebagai Kabid Pembinaan dan pengawasan LSM serta Ormas.

Pada kesempatan yang sama Ketua Umum Lsm Gmasi Ramses Ramona S mengharapkan dengan diadakannya kegiatan ini, beliau mengharapkan khususnya bagi anggota Gmasi dan jajarannya tidak ada yang bermain main dan terlibat dengan narkoba.

Perlu diketahui bahwa dalam kegiatan Seminar, juga sekaligus dilaksanakan Pelantikan Pengurus DPC Lsm Gmasi Sumedang, sehingga menjadikan suasana Seminar semarak, tetapi tetap dengan rambu rambu mengikuti Protokol Kesehatan, disebabkan Pandemi Covid 19, masih ada.

Mari kita selamatkan Genarasi Muda dari bahaya narkoba, diakhiri dengan Doa Penutup dari Pembawa Acara.

(transakt.)