Senin, 30 November 2020 | 12:24 WIB

Pemuda dan Koperasi

foto

 

Pemuda dan Koperasi

Banyumas- www.transaktual.com

Rabu 28102020 Peristiwa Sumpah Pemuda kembali diperingati Bangsa Indonesia. Sumpah Pemuda merupakan peristiwa besar dan sangat penting bagi bangsa kita. Momentum Sumpah Pemuda menjadi salah satu titik balik anak-anak muda untuk bangkit membangun dan kembangkan koperasi, ungkap Tim Promosi Unsoed Ir.Alief Einstein,M.Hum. saat pemaparan alumni Fakutas Ekonomi dan Bisnis Unsoed angkatan 1995 Suroto,SE.

Suroto memaparkan bahwa untuk sebuah alasan besar koperasi di seluruh dunia itu lahir, adalah untuk merombak tatanan dunia yang kapitalistik ini agar menjadi demokratis dan berkeadilan dan menjadi berkah bagi seluruh alam. Bagi gerakan koperasi, modal itu bukan sebagai dasar penentu keputusan perusahaan atau ekonomi seperti dalam sistem korporasi kapitalis. Modal bagi koperasi itu hanya sebagai alat bantu orang untuk mencapai manfaat dan kesejahteraan bersama. Bagi mereka yang memodali, bekerja, dan juga konsumen serta para produsen dari produk dan jasa semua punya hak yang sama satu orang satu suara dalam perusahaan atau ekonomi.

Sebagai pendiri sekaligus manajer Boersa Kampus, Purwokerto Suroto mengatakan bahwa koperasi adalah kerja besar masa depan, dan ini artinya orang koperasi itu harus mempercayai anak-anak muda. Sebuah koperasi hanya akan disebut sebagai sebuah koperasi apabila mereka memiliki alasan besar ini. Menempatkan anak-anak muda di garda terdepan untuk berjuang bagi perubahan sistem.

Pendiri dan penasehat KOPKUN Group, Purwokerto Suroto juga mengatakan bahwa orang-orang gerakan koperasi di seluruh dunia haruslah bersatu. Membuat praktek alternatif sebuah sistem perusahaan demokratis yang dapat dikendalikan bersama. Menjadikan toko-toko dan pabrik serta tempat kerja lainya sebagai ruang bagi tumbuhnya kemerdekaan bagi semua orang.

Suroto sebagai Direktur di Induk Koperasi Usaha Rakyat - INKUR (www.inkur.id) menyarankan kepada anak muda, wahai anak muda Indonesia, lihatlah dunia yang sedang berubah ini. Jangan duduk dan diam :

1. Lihatlah betapa sebuah perusahaan demokratis koperasi olah raga terbesar di dunia  yang dimiliki dan dikendalikan oleh 170 ribu orang seperti salah satunya FC Barcelona itu bisa berjalan.

2. Lihatlah bahwa perusahaan terbesar di negara bagian Basque,  Spanyol itu juga adalah sebagai sebuah perusahaan koperasi milik 80 orang pekerjanya yang bernama Mondragon Worker Coop itu dapat berjalan.

3. Lihatlah bahwa di negara tetangga kita Singapura itu jaringan minimarket dan supermarket terbesarnya itu juga dapat dimiliki oleh konsumennya hingga 800 ribu orang lebih karena mereka adalah koperasi.

4. Lihatlah bahwa bank terbaik di Canada itu adalah jaringan koperasi kredit milik berjuta anggota seperti misalnya Desjardin Group.

5. Lihatlah fakta bahwa Jerman itu bank koperasi kuasai 74 persen dari pasar keuangan disana dan disinilah koperasi kredit pertama lahir.

6. Lihatlah bahwa perusahaan  listrik  di Amerika Serikat itu bisa dimiliki pelanggannya dan  mendominasi usaha  listrik disana dengan jaringan kuat bernama National Rural Elextricity Cooperative Assosiation (NRECA).

7. Lihatlah bahwa rumah sakit terbesar di Washington Amerika Serikat, Group Health Cooperative (GHC) itu adalah koperasi milik pasiennya.

8. Lihatlah bahwa ruang hiburan bioskop seperti Aron di Canada itu ialah koperasi.

9. Lihatlah bahwa fotografer yang selama ini ditindas pemilik perusahaan paltform di Vancouver, Canada itu bisa membuat koperasi platform bernama Stocksy dan memberikan keuntungan lebih besar bagi fotografernya.

Suroto yang juga sebagai Ketua Kosakti (www.kosakti.id) berharap untuk anak muda :

Lihatlah dan bergabunglah bersama karya anak bangsamu sendiri, anak-anak muda hebat yang telah membangun koperasi kredit (Credit Union) di seluruh Indonesia yang beranggotakan 3 juta lebih dan telah mampu mengumpulkan kekuatan kemandirian modal hingga 36 trilyun.

Bangun dan kembangkanlah toko-toko milik bersama dari garasi rumahmu.

Buatlah bioskop dan tempat hiburan yang kreatif bersama di kampungmu.

Buatlah perusahaan platform basis koperasi di semua sektor.

Wahai anak muda, ditanganmu keniscayaan masa depan itu ada, bangkit dan berjuanglah untuk masa depan itu. Kalau kamu tak sanggup rombak hal-hal besar. Ciptakanlah itu dari ruang garasi rumahmu.

Diki/transakt