Minggu, 29 November 2020 | 19:40 WIB

PDAM Tirta Asasta Stop Sementara pasokan pengaliran Air Bersih Ada Perbaikan Teknis

foto

 

PDAM Tirta Asasta Stop Sementara pasokan pengaliran Air Bersih Ada Perbaikan Teknis.

Depok,-TransAtual,- PerusahaanDaerah Air Minum (PDAM) Tirta Asasta Kota Depok akan menghentikan pasokan aliran air bersih selama 24 jam, mulai hari Senin 26 Oktober sampai dengan Selasa 27 Oktober 2020.

Menurut kabar yang beredar dari selebaran kertas yang di foto kemudian diunggah ke medsos, penghentian pengaliran air bersih disebabkan adanya pemindahan daya listrik dari Perusahaan Listrik Negara (PLN) ke generator, sehingga terjadi penghentian aliran air sejak pukul 8.00 malam sampai dengan waktu yang sama keesokan harinya.

Manajer Pemasaran PDAM Tirta Asasta ketika dikonfirmasi awak media menanggapi, bahwa informasi yang beredar itu benar adanya.

“Benar pak. Pemberitahuan tersebut kami edarkan dari rumah ke rumah ke semua pelanggan PDAM,” ujar Imas, kepada awak media, di Depok, Jawa Barat, Rabu (21/10).Dijelaskan oleh Imas, bahwa pihaknya akan melakukan Change Over Switch (COS) atau Ohm Saklar, yaitu alat listrik yang digunakan untuk memindahkan daya listrik dari sumber listrik utama (PLN) dengan sumber listrik cadangan (genset) dan sebaliknya.

“Hal ini dilakukan pihak kami dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada para pelanggan PDAM Tirta Asasta,” terangnya.

Penggantian COS ini, sambung Imas, dilaksanakan karena ada penambahan kapasitas. COS yang ada saat ini dengan kapasitas 1.600 Ampere akan di ganti menjadi kapasitas 2.000 Ampere. Ditambahkannya, bahwa Penggantian COS sebelumnya dilakukan pada tahun 1997.

“Karena PDAM berencana untuk mengembangkan kapasitas produksinya, maka dinilai perlu untuk penggantian serta penambahan kapasitas COS tersebut,” ungkap Imas.

Sementara disatu sisi, lanjutnya, pelaksanaannya juga mebutuhkan waktu yang lama karena penambahan kapasitas ini memerlukan perubahan dimensi dari COS tersebut, sehingga mulai dari ruang panel serta komponen lainnya perlu dikerjakan satu per satu.

“Karena COS ini berhubungan dengan kelistrikan yang merupakan salah satu objek vital dan beresiko tinggi, maka diperlukan ketelitian serta ketepatan dalam pengerjaan penggantian panel COS ini,” jelasnya secara detail.

Imas juga merinci, ada sejumlah kecamatan di wilayah Kota Depok yang akan terdampak penghentian aliran air dari kegiatan tersebut, diantaranya adalah Kecamatan Sukmajaya, Kecamatan Tapos, Kecamatan Cimanggis dan sebagian Kecamatan Cilodong.

“Oleh karena itu, kami meng himbau kepada masyarakat untuk menampung air sebelum pengaliran terhenti. Mohon maaf atas ketidaknyamanannya,” papar Imas

(Harry/TransAktual)