Senin, 30 November 2020 | 11:24 WIB

Demo penolakan RUU Ciptaker di Alun Alun Purwokerto bentrok dengan Anggota Polresta Banyumas

foto

 

Demo penolakan RUU Ciptaker di Alun Alun Purwokerto bentrok dengan Anggota Polresta Banyumas.

Banyumas-www.transaktual.com

Kronologisnya para pendemo yang perintahkan untuk membubarkan diri oleh Anggota Polresta Banyumas melalui mobil pengeras suara, tetapi tetap keukeuh para pendemo bertahan di lokasi alun alun Purwokerto.

Tiba-tiba mobil penyemprot air dan tembakan gas air mata mengarahkan ke pendemo, akhirnya para pendemo berlari kocar kacir untuk menghindari gas air mata, yang cukup perih.

Dari Pantauan TransAktual bahwa anggota Lsm yang turut demo, terluka sedangkan Kepala Perwakilan Jawa Tengah TransAktual Dicky dan wartawan kampus terkena gas air mata dan lemparan bom molotov dan akhirnya kepala Perwakilan Jawa Tengah Trans Aktual ditolong oleh anggota Polresta Banyumas yang berjaga di daerah Jalan Pekih dekat Alun Alun Purwokerto.

Padahal awalnya para pendemo telah melakukan aksi damai dan tidak anarkis karena diduga banyak para pendemo, adalah wartawan kampus, demikian juga kepala Perwakilan Jawa tengah terkena gas air mata saat meliput jalannya aksi demo penolakan RUU Ciptaker, tetapi mendadak menjadi Anarkis.

Bupati Banyumas, Ketua DPRD Banyumas tidak menemui para pendemo untuk tanda tangan pernyataan penolakan RUU Ciptaker, Peserta demo kurang lebih 1500 orang antara lain Mahasiswa-mahasiswi Se-Banyumas, LSM Persaudaraan, Anak Bangsa dan Lembaga Sosial lainnya.

Diki/transakt.