Rabu, 2 Desember 2020 | 17:04 WIB

Pilkada Denpasar, Pasangan Amerta, Ngurah Ambara - Kerta Negara ; "Target 10% Diatas Paslon Lawan"

foto

 

KPU Kota Denpasar Nyatakan Terima Pendaftaran Pasangan Amerta.

www.transaktual.com

KPU Kota Denpasar menyatakan menerima pendaftaran pasangan Amerta, dan berkas persyaratan pencalonan dan berkas syarat calon dinyatakan lengkap.

Kedatangan pasangan Amerta datang dengan berjalan kaki dari Sekretariat DPC Partai Demokrat Kota Denpasar, dan diterima di lantai III kantor KPU Kota Denpasar, setelah sebelumnya menjalani prosesi protokol kesehatan.

Ketua KPU Kota Denpasar, I Wayan Arsa Jaya, bersama tiga anggota KPU Kota Denpasar menerima pasangan Amerta. Satu anggota KPU Kota Denpasar absen karena kondisinya kurang fit. Juga tampak memantau Ketua KPU Provinsi Bali, Dewa Agung Gede Lidartawan.

 Tampak hadir Ketua Bawaslu Kota Denpasar, Putu Arnata, dan jajarannya melakukan pengawasan proses pendaftaran pasangan Amerta.

Pasangan Amerta datang bersama pimpinan partai politik pengusulnya, dan sejumlah pendukungnya. Yakni Partai Golkar, Partai NasDem dan Partai Demokrat. Selama hampir dua jam, pasangan ini harus menunggu proses pemeriksaan berkas pendaftaran yang dilakukan jajaran KPU Kota Denpasar.

Ketua KPU Kota Denpasar, I Wayan Arsa Jaya, membacakan berita acara penerimaan pendaftaran tersebut. Arsa juga menjelaskan, proses berikutnya pasangan ini harus mengikuti pemeriksaan kesehatan di RSUP Sanglah.

Jaga kesehatan menjelang pemeriksaan kesehatan,” pesan Arsa Jaya. Kemudian tahapan Pilkada memasuki masa kampanye 26 September hingga 5 Desember 2020.

Dengan mendaftarnya pasangan Amerta, berarti sudah ada dua pasangan bakal calon Walikota dan Wakil Walikota Denpasar yang sudah mendaftar mendaftar ke KPU Kota Denpasar.

Usai pendaftaran, calon walikota Ngurah Ambara didampingi calon wakil walikota Kerta Negara mengatakan bahwa paket Amerta Berseri, Bersih, Sejahtera, dan Indah.

“Visi kami masyarakat kota bisa berbudaya, adil, dan sejahtera. Di mana kita melanjutkan kota yang smart city, berdaya saing dengan harapan mampu meningkatkan upah pekerja, bantuan dana kepada setiap Sekaa Taruna sebesar Rp 25 juta, dan bantuan untuk kematian sebesar Rp 5 juta per warga,” ujarnya.

“Kami yakin sekali karena kota Denpasar perlu perubahan. Kami punya target-target PAD di kota Denpasar, kita akan mengajak swasta di sini bekerjasama,” kata Ambara.

Terkait peluang, paslon Amerta menargetkan 10 persen di atas paslon lawan.

Sementara itu, Ketua KPU Kota Denpasar, I Wayan Arsa Jaya mengatakan, dalam proses verifikasi, jumlah dukungan 8 kursi Golkar, 4 kursi Demokrat, dan 3 kursi NasDem sehingga jumlah gabungan 15 kursi dinyatakan memenuhi syarat, dan pemeriksaan berkas dinyatakan diterima.

Hasil test Swab paslon juga negatif, dan proses pendaftaran telah memenuhi protokol kesehatan.

 

Transaktual.