Kamis, 1 Oktober 2020 | 20:24 WIB

PN Bandung Kurangi Pelayanan, Bantah Majelis Hakim Korupsi RTH Positif Covid-19

foto

 

PN Bandung Kurangi Pelayanan, Bantah Majelis Hakim Korupsi RTH Positif Covid-19.

www.transaktual.com

Bandung -- Pengadilan Negeri Bandung Kelas I A, Khusus mulai membatasi pelayanannya kepada masyarakat. Pasalnya ada informasi yang menyebutkan Pengadilan tersebut akan melakukan lockdown karena ada Hakim positif Covid-19. Khusus Majelis Hakim yang menyidangkan perkara korupsi Pengadaan Tanah Untuk RTH, melakukan isolasi mandiri tapi bukan karena covid 19.

Saat dikonfirmasi indofakta (5/9/2020), Humas Pengadilan Negeri Kelas I A Khusus, Wasdi Permana, SH., MH, mengatakan ada rencana begitu (lockdown) tapi akan dikoordinasikan terlebih dahulu dengan Ketua Pengadilan Tinggi Bandung. Indofakta Mohon Konfirmasi kepada Humas PN Bandung sebagai berikut : "Selamat siang pak, ada info yg menyebutkan PN Bandung akan menunda sidang minggu depan krn di lockdown, benarkah info tersebut ? Wasdi Permana, SH., MH menjawab : "Rencananya begitu, tapi pa Wkl (Wakil Ketua PN Bandung) Senin mau konsultasi dulu ke PT. (Pengadilan Tinggi Bandung). Kalo dpt ijin dari PT, mungkin bukan lockdown tapi mengurangi pelayanan kpd masyrkat, sidang perdata mungkin ditunda 1 minggu, tp pidna apalgi yg trdakwanya ditahan, sidangnya lanjut, tapi spt apa, nnt tunggu petunjuk dari pa KPT."

Mengenai adanya seorang Hakim yang hari jumat (4/9/2020) lalu yang jatuh sakit langsung dirawat, disebutkan oleh Humas PN Bandung, "itu karena hakim tersebut sudah sakit'-sakitan, sebelum pindah ke Bandung (dari Yogjakarta) dan bukan karena keluarnya hasil tes swab," katanya.

Mengenai diundurnya jadwal sidang perkara korupsi RTH karena hakimnya harus isolasi mandiri, Wasdi Permana mengatakan bahwa, semua yang dites swab hari Selasa (1/9/2020) lalu semuanya negatif. Hal tersebut disampaikannya saat ditanya. "Apakah benar salah satu hakim perkara Korupsi dana RTH yg positip covid-19," yang  dijawab Wasdi Permana, "Siapa hakimnya, saya blm dpt kabar, krn yg swab hari selasa, semua negatif dan yg swab hari jumat hasilnya baru selasa lusa. Seingat saya P Budi dan Benny tdk ikut swab. Bu Femina sama2 dg saya swabnya selasa dan hasilnya negatif.

Sebelumnya memperoleh pesan singkat WA dari rekan wartawan yang menyebutkan bahwa sidang perkara korupsi Pengadaan Tanah Untuk RTH ditunda selama 1 (satu) minggu karena Majelis Hakim lockdown mandiri. "Assalamualaikum pak..mau menginformasikan untuk persidangan perkara atas.nama terdakwa tom2 dkk, ditunda persidangannya krn majelis hakim lockdown mandiri selama  1 mgg ini, sidang selanjutnya pada hari senin tgl 14 September 2020, terima kasih." Tentang WA tersebut Wasdi Permana mengatakan, " Ya bang. Majelis hakim ybs tdk apa2. Demikian juga saat mengonfirmasi Penuntut Umum KPK, Haerudin, melalui pesan singkat WA, dijawab,"
sdh dapat, bahwa sidang tunda s/d tgl 14-09-2020," kata Haerudin.

Seyogyanya sidang perkara Tipikor Pengadaan Tanah Untuk RTH akan digelar pada hari senin (7/9/2020) dengan agenda pemeriksaan Penuntut Umum KPK menghadirkan setidaknya 4 (empat) orang saksi mantan Anggota DPRD Kota Bandung periode 2009-2014 yaitu, mantan Ketua DPRD Kota Bandung, Erwan Setiawan beserta Lia Noer Hambali, Riantono danTatang Suratis masing-masing sebagai mantan Anggota DPRD Kota Bandung periode 2009-2014.

( Y CHS/transakt).