Rabu, 2 Desember 2020 | 15:56 WIB

Ada Indikasi, Bupati Sumedang Tunjuk Pelaksana Tertentu, Bangun Gedung Creative TA. 2020

foto

 

Ada Indikasi, Bupati Sumedang Tunjuk Pelaksana Tertentu, Bangun Gedung Creative TA. 2020.

www.transaktual.com

Bandung -- Bupati Sumedang diduga terapkan penyimpangan atas rencana kegiatan  pembangunan Gedung Creative di Kabupaten Sumedang tahun 2020.

Melalui rilis yang diterima dari Ketua Kajian Hukum dan Pemerintahan Lsm Monitoring Community, Kandar Karnawan (29/6/2020 dan 2/7/2020), Kandar Karnawan menyebutkan, "Bahwa meskipun sumber dana berasal APBD Provinsi  Jabar (bukan merupakan aspirasi dari DPRD atau masyarakat), dalam melaksanakan proses lelang, diduga Bupati mendapat pesanan dari oknum Anggota DPRD Provinsi Jabar yang mengklaim bahwa Kegiatan tersebut harus dilakukan oleh pihak yang ditunjuk Bupati, karena menyimpulkan Kegiatan tersebut merupakan pesanan, MESKI tanpa persyaratan BG 005."

Hal ini dinilai oleh LSM Monitoring Community, "sebagai arogansi Bupati yang dapat menimbulkan polemik yang baru dalam pelaksanaannya," ujar Kandar.

Dalam hal ini, "kami menduga sikap Bupati Sumedang dinilai tetap mempertahankan agar pengusaha bernama Gn yang harus mengerjakan proyek tersebut, meskipun tidak memenuhi syarat BG 005 (Klasifikasi Jasa Pelaksana Konstruksi Bidang Bangunan Gedung tertentu.....red). Hal ini ditekankan Bupati kepada jajaran Diskimtan dalam rapat di Rumah Dinas Bupati tadi malam, paparnya.

Mengenai keterlibatan orang tertentu di DPRD Provinsi Jawa Barat, "apa mungkin partai yang hanya mendapat 2 kursi di DPRD Provinsi Jabar bisa mendapat dan diberi atensi dari dan oleh Gubernur Jabar secara Khusus untuk menunjuk PELAKSANA yang mengerjakan proyek tersebut," tuturnya.

Hingga berita ini ditayangkan, Bupati Sumedang, H. Doni Ahmad Munir belum memberi Jawaban ke indofakta meski sudah dimohon konfirmasinya.

Respon diterima indofakta dari Kepada Dinas Perkimtan (Perumahan Kawasan Pemukiman Kawasan dan Pertanahan Sumedang, H. Gungun Ahmad Nugraha (29/6/2020 dan 2/7/2020) Melalui pesan singkat Whatsapp nya, Gungun mengatakan, "Perlu kami luruskan, bahwa tidak ada penugasan untuk memenangkan siapapun.Justru dari pimpinan memerintahkan kita bekerja secara *normatif* dan objektif. Proses pengumuman sdh tayang. Dan sesuai dengan tupoksi bahwa seluruh proses pelelalangan berada pada tupoksi Pokja pengadaan barang dan jasa, bukan pada dinas kami."

Masih menurut Kadis Perkimtan itu, "Kami berharap bahwa proses pelelangan berjalan lancar, dan menghasilkan pekerjaan yang baik. Kami insyaAllah akan normatif. Siapapun pemenang lelang, semoga dapat menghasilkan pekerjaan yang baik. Demikian semoga menjadi maklum dan clear," harapnya.

Saat ditanyakan tentang digunakannya, Klasifikasi Jasa Pelaksana Konstruksi Bidang Bangunan Gedung dengan Sub Bidang BG005, Gungun berujar, "Saya harus tanya dulu ke panitia/tim teknisnya. Karena itu teknis administrasi. Ada yang lebih paham tentang itu," katanya. Saat dikonfirmasi kembali tentang hal tersebut (2/7/2020) Gungun mengatakan, "Mereka masih rapat. Saya belum dapat laporan hasilnya," ujarnya singkat.

 

(Y CHS/Rls-KK/transakt).