Senin, 22 Juli 2019 | 18:48 WIB

Keutamaan Ibadah Umroh

foto

 

Ibadah Umroh

MENARAISLAM.NEWS,- Salah satu kewajiban umat muslim sebagaimana disebutkan dalam rukun islam yakni menunaikan haji apabila mampu. Namun kita tahu bahwa untuk menjalankan haji hanya dibatasi waktu tertentu. Yakni pada 8-12 Dzulhijjah. Bagi masyarakat Indonesia sendiri, waktu antrian untuk pergi ke haji juga cukup lama dikarenakan keterbatasan kuota. Biasanya untuk mendaftar pergi haji membutuhkan waktu 5-10 tahun baru bisa berangkat. Maka itu, serambi menunggu jadwal berhaji, tidak ada salahnya kita melaksanakan umroh.

Umroh merupakan ibadah umat islam yang hukumnya sunnah dan tata cara pelaksanaanya hampir mirip dengan haji, hanya ada sedikit perbedaan dalam rukunnya. Untuk tempat pelaksanaannya di Masjidil Haram, Mekkah. Dan umroh dapat dilakukan kapan saja.

Berikut keutamaan Umroh

Jihad para perempuan

Jihad adalah salah satu ibadah yang pahalanya sangat besar disisi Allah SWT. Bahkan Allah menjanjikan surga bagi siapapun yang melakukan jihad fi sabilillah. Rasulullah Shallallhu ‘Alaihi Wasallam bersabda: “Pokok urusan adalah Islam, tiangnya itu shalat, sedangkan puncaknya adalah jihad.” (HR. Al-Tirmidzi)

Apabila seorang laki-laki berjihad dengan cara ikut berperang membela agama islam, lalu bagaimana dengan kaum perempuan yang fisiknya cenderung lemah? Tak perlu khawatir. Sebab perempuan diberikan kesempatan berjihad lewat umrah atau melaksanakan haji.

Dari Abu Hurairah radhiallaahu anhu, dari Rasulullah shalallaahu alaihi wasalam, beliau bersabda: “Jihad orang yang tua, orang yang lemah dan wanita adalah haji dan umrah.” (HR. An-Nasa’i)

Diriwayatkan oleh Ibnu Khuzaimah, ‘Aisyah berkata: “Aku bertutur: ‘Ya Rasulullah, apakah ada kewajiban berjihad bagi kaum wanita?’ Beliau berkata: ‘Bagi wanita adalah jihad yang tidak ada peperangan padanya, yaitu haji dan umrah.” (HR Ibdu Majah, Dishahihkan oleh al-Albani)

Dihapuskan dosa-dosanya

Seseorang yang telah menjalankan ibadah umroh satu kali. Kemudian beberapa tahun, ia melakukan umroh kembali maka dosa-dosanya pada rentang hari dari umroh pertama ke umroh kedua akan diampuni oleh Allah SWT.

“Suatu umroh kepada umroh yang lain adalah kafarrah (menghapuskan dosa) di antara keduanya dan haji yang mabrur (diterima) itu tidak ada balasan baginya selain syurga.” (HR. Bukhari

Dijauhkan dari kemiskinan

Beberapa orang sering menunda melakukan umroh dikarenakan biaya yang mahal. Mungkin takut uang tabungan menjadi habis atau masih ragu-ragu. Perlu diketahui bahwa satu dari sekian banyak keutamaan yaitu menjauhkan kemiskinan. Umroh tidak membuat kita jadi fakir atau miskin. Justru dnegan menunaikan umroh, insyaAllah rezeki akan berlipat ganda dan mengalir dengan lancar. Sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam:

“Ikutkanlah umrah kepada haji, karena keduanya menghilangkan kemiskinan dan dosa-dosa sebagaimana pembakaran menghilangkan karat pada besi, emas, dan perak. Sementara tidak ada pahala bagi haji yang mabrur kecuali surga.”(HR. Tirmidzi, dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani)

Keutamaan umroh saat ramadhan sama seperti haji

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Jika Ramadhan tiba, berumrahlah saat itu karena umrah Ramadhan senilai dengan haji.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Hadist lain menyebutkan: “Sesungguhnya umrah di bulan Ramadhan seperti berhaji bersamaku” (HR. Bukhari).

Kedua hadist diatas menunjukkan keutamaan melaksanakan umroh di bulan ramadhan. Menurut imam Nawawi, yang dimaksud dari hadist tersebut yakni sama dalam hal pahalanya. Namun demikian, haji tidak bisa digantikan dengan umroh. Sebab ibadah haji hukumnya wajib bagi umat muslim yang mampu melakukan.