Senin, 25 Maret 2019 | 18:31 WIB

Sujud Syukur Warnai Atas Dikabulkan Permohonan Praperadilan, Ijudin, Dkk

foto

 

Sujud Syukur Warnai Atas Dikabulkan Permohonan Praperadilan, Ijudin, Dkk.

BANDUNG – www.transaktual.com

Pengadilan Negeri Bandung Kelas IA Khusus mengabulkan Permohonan Praperadilan yang diajukan Ijudin, Dkk terhadap Polda Jabar (18/12/2018). Dengan demikian status tersangka yang disandang oleh Pemohon terhenti.

Dalam Putusannya, Pengadilan tersebut melalui Hakim Tunggal Marolop Simamora, SH.,MH mengabulkan Permohonan Praperadilan Nomor : 33/Pid.Prap/2018/PN.BDG yang diajukan M. Ijudin Rahmat selaku Pemohon atas Penetapan dirinya beserta beberapa orang sebagai Tersangka, Penangkapan dan Penyitaan yang dilakukan oleh Dit-reskrimum Polda Jabar selaku Termohon.

Dalam Amar Putusannya, PN Bandung Menyatakan: Menerima dan Mengabulkan Permohonan Pemohon Praperadilan; Menyatakan Tindakan Termohon Praperadilan dalam hal menetapkan Tersangka  Tidak dan Bertentangan dengan hukum; Menyatakan Surat Penangkapan Pemohon Tidak sah menurut hukum; Menghukum atau memerintahkan Termohon untuk mengembalikan semua barang Pemohon yang disita; Memerintahkan Termohon untuk Menghentikan Penyidikan terhadap Pemohon; Memerintahkan Termohon untuk memulihkan nama baik Pemohon; Menyatakan Surat Penangkapan terhadap Pemohon Tidak Sah menurut hukum; Menghukum atau memerintahkan Termohon  mengembalikan semua barang Pemohon yang disita; Memerintahkan Termohon untuk Menghentikan Penyidikan; Memerintahkan Termohon untuk memulihkan nama baik Pemohon.

Rilis dari Dr. Musa Darwin Pane, SH.,MH yang diterima wartawan (18/12/2018) menyatakan, Atas putusan tersebut Pemohon beserta Penasihat Hukumnya dari Antinomi Law Office (Dr. Musa Darwin Pane, S.H., M.H., Ucok Rolando P. Tamba, S.H., M.H., Dahman Sinaga, S.H.,, Andreas D.L.A Situmeang, S.H., Art Tra Gusti, S.H., CLA., dan Neysa Myanda, S.H) langsung melakukan sujud syukur di ruang sidang utama PN Bandung.

Dalam kesempatan tersebut Ucok Rolando Parulian Tamba, S.H., M.H selaku salah satu penasihat hukum Pemohon menyatakan "Putusannya sudah berkeadilan, Hakim Tunggal sangat memerhatikan betul, tiga unsur pokok putusan yaitu keadilan, kemanfaatan dan kepastian hukum, bahwa hal pokok dalam putusan ini adalah Rd. Cipta Adkiusumah beserta ahli waris sah memiliki hak atas objek tanah dan bangunan yang terletak di Jl. Ir. H. Djuanda (Dago) Nomor 358 Bandung dan tanah dan bangunan yang terletak di Jl. Ir. H. Djuanda Nomor 360 Bandung seluas 3250M2, sehingga tindakan Pemohon menempati dan mengamankan objek adalah sah, ini menjadi pedoman bagi penyidik, bahwa penyidik harus berhati hati dalam menetapkan seseorang menjadi tersangka, kemudian mengenai bukti permulaan yang cukup sebagai dasar ditetapkan seseorang sebagai tersangka tidak melulu mengenai kuantitas (2 alat bukti), tapi secara kualitatif harus diuji, dikorelasikan dengan rumusan pasal dan perbuatan seseorang yang diduga keras melakukan tindak pidana, sementara Pasal 167 KUHP mensyaratkan, rumah/pekarangan harus jelas pemegang haknya, dengan adanya putusan ini sudah jelas bahwa objek tersebut milik Anon Saribanon yang para ahli warisnya diwakili Rd. Cipta Adikusumah"

"Saya sepakat dengan apa yang diucapkan ahli Prof. Dr. H. Eman Suparman, S.H., M.H., ahli hukum Perdata dan Hukum Acara Perdata F.H. Unikom yang juga digunakan Hakim Tunggal dalam pertimbangannya Res Judicata Pro veritate Habetur yang artinya setiap Putusan Hakim harus dianggap benar sampai dengan ada putusan lain yang memutus sebaliknya. Maka memang objek tersebut secara sah milik ahli waris Rd. Adikusumah" tambah Dr. Musa Darwin Pane, S.H., M.H selaku salah satu penasihat hukum M. Ijudin Rahmat selaku Pemohon.

(Y CHS/transakt).