Sabtu, 15 Desember 2018 | 08:11 WIB

Gempabumi Mag 7.7: 27 km TimurLaut DONGGALA-SULTENG

foto

 

Gempabumi Mag 7.7: 27 km TimurLaut DONGGALA-SULTENG.

www.transaktual.com

Telah Terjadi gempabumi dengan kekuatan: 7.7 SR, 27 km TimurLaut DONGGALA-SULTENG, waktu gempa: 28-Sep-18 17:02:44 WIB, Gempa ini berpotensi TSUNAMI (Event ini sudah direview oleh seismologist.)

Tindakan yang disarankan ;

Hati-hati terhadap gempa bumi susulan yang mungkin terjadi, Kiat dari BMKG Sesudah Terjadi Gempa bumi :

  1. Jika Anda berada di dalam bangunan
  2. Keluar dari bangunan tersebut dengan tertib.
  3. Jangan menggunakan tangga berjalan atau lift, gunakan tangga biasa.
  4. Periksa apa ada yang terluka, lakukan P3K.
  5. Telepon atau mintalah pertolongan apabila terjadi luka parah pada Anda atau sekitar Anda.
  6. Periksa apabila terjadi kebakaran.
  7. Periksa apabila terjadi kebocoran gas.
  8. Periksa apabila terjadi arus pendek.
  9. Periksa aliran dan pipa air.
  10. Periksa segala hal yang dapat membahayakan (mematikan listrik, tidak menyalakan api dll).
  11. Jangan masuk ke dalam bangunan yang sudah rusak terkena gempa, karena kemungkinan sewaktu-waktu dapat runtuh akibat gempa susulan.

Jangan mendekati bangunan yang sudah rusak terkena gempa, karena kemungkinan sewaktu-waktu dapat runtuh akibat gempa susulan.

Menyimak informasi mengenai gempa susulan dari media cetak maupun media elektronik.

Mengisi angket yang diberikan oleh instansi terkait untuk mengetahui seberapa besar kerusakan yang terjadi.

Apakah Gempabumi itu?

Gempabumi adalah peristiwa bergetarnya bumi akibat pelepasan energi di dalam bumi secara tiba-tiba yang ditandai dengan patahnya lapisan batuan pada kerak bumi. Akumulasi energi penyebab terjadinya gempabumi dihasilkan dari pergerakan lempeng-lempeng tektonik. Energi yang dihasilkan dipancarkan kesegala arah berupa gelombang gempabumi sehingga efeknya dapat dirasakan sampai ke permukaan bumi.

Penjelasan Resmi BMKG dan BNPB Terkait Gempa Bermagnitudo 7,7 SR di Donggala Sulteng.

Gempa bumi dengan kekuatan 7,7 dengan pusat gempa 10 km pada 27 km Timur Laut Donggala, Sulawesi Tengah pada 28/9/2018 pukul 17.02 WIB. 

Dari rilis BNPB yang diterima Banjarmasinpost.co.id. sumber gempa bumi di Donggala berasal dari Sesar Palu Karo.

BMKG telah mengaktivasi peringatan dini tsunami pada 28/9/2018 pukul 17.07 WIB saat bencana gempa bumi di Donggala.

Gempabumi berpotensi memicu tsunami di wilayah pesisir:

  1. Donggala bagian barat dengan status Siaga.
  2. Donggala bagian Utara dengan status Waspada.
  3. Mamuju bagian Utara dengan status Waspada.
  4. Kota Palu bagian Barat dengan status Waspada.

Status Siaga artinya Pemda diharapkan memperhatikan dan segera mengarahkan masyarakat untuk melakukan evakuasi. Sedangkan status Siaga artinya Pemda agar mengarahkan masyarakat untuk menjauhi pantai dan tepian sungai.

"Berdasarkan hasil pemantauan visual daan peralatan di laut selama sekitar 30 menit tidak terpantau adanya perubahan tinggi muka air laut dan tsunami tidak terpantau, maka BMKG telah menyatakan peringatan dini tsunami berakhir pada 28/9/2018 pukul 17.39 WIB. Dengan demikian tsunami tidak terjadi. Kondisi aman dan masyarakat dapat kembali ke tempatnya," ucap Sutopo Puro Nugroho, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB.

Dampak gempa dengan kekuatan M 7,7 dirasakan sangat keras.

(Rendy Nicko/transakt)