Selasa, 13 November 2018 | 13:36 WIB

Pelantikan Gubernur Jawa Barat, Rabu Tanggal 5 September 2018

foto

 

Pasangan Ridwan Kamil dan Uu Ruzhanul Ulum (Rindu) pada debat terakhir Pilgub Jabar 2018 digelar di Sudirman Grand Ballroom, Kota Bandung.

www.transaktual.com

Pelantikan gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat terpilih Mochamad Ridwan Kamil dan uu Rizhanul Ulum dipercepat. Semua diagendakan pada 17 September mendatang menjadi Rabu tanggal 5 September mendatang di Istana Negara, Jakarta pukul 10.00. 

Sekretaris Daerah Jawa Barat Iwa Karniwa mengatakan, ia sudah menerima informasi tersebut. Ia pun sudah mengirimkan delegasi esselon dua berserta perwakilan Kantor Penguhubung ke Istana untuk mempersiapkan pelantikan tersebut. 

"Pejabat esselon dua dan protokoler sudah di Jakarta untuk rapat dengan protokol istana soal teknis pelantikan," ujar dia. Iwa ditemui pada pembukaan Seminar Penanganan Risiko Bencana Berbasis Masyarakat di Hotel Lingga, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Senin 3 September 2018. 

Pertemuan tersebut, kata Iwa akan menyinkronkan juga apa yang menjadi program presiden. Khususnya pelantikan gubernur dan wakil gubernur Jabar terpilih. Adapun pelantikan gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat terpilih akan dilantik bersamaan gubernur terpilih provinsi lainnya. 

Sementara itu, kata Iwa, pihaknya pun mempersiapkan acara pisah sambut di Gedung Sate pada hari yang sama. Namun hal itu masih dikoordinasikan. 

"Nanti akan ada pisah sambut antara gubernur terpilih dan Penjabat Gubernur yang berakhir masa baktinya," ujar dia. 

Terkait dengan pelantikan wali kota maupun bupati terpilih, hal itu dipastikan akan terjadi perubahan namun hal itu belum pasti. Dia masih menunggu informasi lanjutan dari Dirjen Otonomi Daerah. 

"Bisa disesuaikan pula,  tapi masih nunggu  informasi lebih lanjut terkait dengan pelantikan bupati dan wali kota terpilih gelombang pertama. Pejabat eselon dua yang ditugaskan menemui Dirjen Otonomi Daerah akan memastikan  pelantikan untuk wali kota bupati terpilih. Setelah itu ada informasinya," kata dia.

(PR/www.transaktual.com)